Gerakan Coklit Serentak 15 KPU Kabupaten/Kota di Sulut

Gerakan Coklit Serentak 15 KPU Kabupaten/Kota di Sulut

Manado, sulut.kpu.go.id - Sukses menggelar Gerakan Klik serentak (GKS) di pulau Mantehage, KPU Propinsi Sulut, menggelar Gerakan Coklit Serentak (GCS) di semua titik 15 KPU Kabupaten/Kota, Sabtu 18 Juli, Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh mengatakan, GCS bertujuan untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih dan memastikan daftar pemilih terdata secara akurat dan valid.


“Nantinya selama 30 hari kedepan, terhitung sejak tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus mendatang, Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) akan door to door ke rumah warga untuk mencoklit,” kata Ardiles saat acara ‘Live Event Coklit Serentak’ di studio Kantor KPU Sulut dengan menghadirkan narasumber, Akademisi Unsrat sekaligus pengamat Kepemiluan, Ferry D Liando.

Ia mengatakan, coklit adalah salah satu tahapan Pilkada yang sangat penting dan krusial. “Hal ini karna menyangkut data pemilih. Lewat Coklit ini PPDP akan mencocokkan dan meneliti data yg ada sesuai dgn KK dan KTP ,’ ujarnya. Live Event Coklit Serentak adalah salah satu program yang digelar KPU Propinsi Sulut guna mensukseskan GCS dan memantau pelaksanaan coklit yang berlangsung di 15 KPU Kabupaten/Kota. Tidak hanya memonitoring, berbagai hal dibahas oleh narasumber pada live even coklit.

Sementara itu, sebelum pelaksanaan Coklit serentak dilakukan oleh PPDP, diawali dengan apel akbar di masing masing Kabupaten/Kota, Kecamatan bahkan hingga di tingkat Desa dan Kelurahan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dimana tidak mengumpulkan orang lebih dari 30. Apel akbar ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU RI, Arif Budiman secara daring.

Coklit serentak tahap awal tersebut melibatkan tokoh publik sebagai sampel, mulai dari Pejabat Daerah, Pimpinan Bawaslu, Tokoh Masyarakat, tokoh tokoh agama, disabilitas, bahkan mantan pasien covid-19 yang telah sembuh pun didatangi petugas PPDP dan tim KPU. 

Dalam live report itu yang disiarkan secara streaming, sejumlah tokoh publik yang jadi sasaran awal GCS, seperti rumah Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap di Kelurahan Tosuraya. Ada juga rumah Ketua MUI Kota Manado, bahkan terpantau Komisioner Divisi Perencanaan dan Data Informasi Lanny Ointu memonitoring coklit di rumah pasien positif covid-19 yang telah sembuh di Kelurahan Renegetan. Sementara, Komisioner Divisi SDM dan Humas, Salman Saelangi turun monitoring di Kotamobagu di rumah Ketua Bawaslu Kotamobagu. Sedangkan, Komisioner devisi Hukum, Meidy Tinangon monitoring di wilayah Boltim. Sedangkan, Komisioner Divisi teknis, Yessy Momongan turun di wilayah Kota Bitung, memonitoring Coklit salah satu rumah penyandang disabilitas.

Tidak hanya itu, Sekertaris KPU Sulut, Tuty Pujiastuti ikut turun di Kabupaten Minahasa Utara memonitoring coklit di rumah Sekretaris FKUB. Di wilayah Bolmong Utara, tim KPU Propinsi memonitoring coklit disalah satu rumah warga yang tepat berada di desa perbatasan antara Sulut dan Gorontalo.
Lewat coklit ini, PPDP memastikan data kependudukan masyarakat seperti, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK) valid sebagai daftar pemilih.

“Petugas PPDP sdh harus menyelesaikan kegiatan coklit secara door to door di tanggal 13 Agustus 2020 sesuai dgn masa kerjanya, awal coklit sejak mulai masa kerja PPDP dan diharapkan dpt bertanggung jawab untuk menyelesaikan kegiatan coklit tersebut sesuai dgn tahapan dn mencoklit setiap pemilih per TPS yang jumlah pemilihnya tidak lebih dri 500 pemilih.

PPDP akan mecocokkan dan meneliti setiap data di KK dan KTP setiap rumah yang dikunjungi kemudian menempel sticker di setiap rumah sebagai tanda sdh di coklit oleh PPDP. Kami memastikan juga bahwa petugas PPDP yg turun ke melakukan coklit tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19. Dimana, petugas PPDP dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) sebagai upaya memutus matai rantai pandemi corona virus. “Semua PPDP sudah dirapit tes dan hasilnya nonreaktif,’ kata Lanny

Sementara, Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh menegaskan, kegiatan apel akbar GCS juga merupakan upaya dari KPU untuk menggaungkan serta mensosialisasikan kepada masyarakat. “Walaupun ditengah pandemi, sebagai penyelenggara tetap melaksanakan aktifitas tugas tanggung jawab untuk memberikan jaminan hak terhadap seluruh masyarakat yang telah memenuhi syarat ini dipastikan masuk pada DPT (Daftar Pemilih Tetap),” ujar Ardiles. Dari coklit ini, lanjut Ardiles, KPU beriktiar, Pilkada 9 Desember berkualitas dan sehat.

Sementara itu, akademisi Ferry Liando mengatakan, tidak hanya kursial, coklit data pemilih merupakan salah satu tahapan paling sulit dan ribet. “KPU dituntut menyusun data pemilih benar-benar akurat. PPDP sebagai ujung tombak dilapangan harus melaksanakan tangung jawab ini dengan benar menjaga hak konstitusi warga negara,” ujarnya.
Sebelumya, 15 Juli lalu, KPU Sulut menggelar gerakan klik serentak (GKS) dipusatkan di pulau Matehage Minahasa Utara dan Kepulauan Bunaken Kota Manado yg dihadiri oleh Komisioner KPU RI, Ketua Komisi II DPR RI, Angota Bawaslu RI, Mohamad Bahja, Komisionder DKPP RI dan Dirjen Otda Kemendagri.

GKS itu sekaligus upaya KPU mensosialisasikan dan meyakinkan pemilih. Nantinya, setiap pemilih diminta mengunjungi alamat lindungihakpilihmu.kpu.go.id mengecek sendiri namanya sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. “Masyarakat dapat melihat data dirinya apakah sudah terdaftar menjadi pemilih atau belum. Masyarakat pemilih dapat melihat data dirinya tersebut dengan mengakses laman https://www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id,’ ujar komisioner KPU Sulut, Lanny Ointu.

Selain itu juga, kata dia, KPU Sulut sudah membuka nomor hotline bebas pulsa untuk pengguna telkomsel di 081143300700. “Ini untuk memudahkan masyarakat untuk mengetahui informasi tentang data pemilih.()



  • KPU Provinsi Sulawesi Utara

    Alamat Kantor
    Jl. Diponegoro No. 25, Kota Manado

    Telepon


    Fax

  • FAN PAGE

  • TWITTER