KPU Sulut Ikuti Bedah Buku: Making Democracy Count
Manado, sulut.kpu.go.id – KPU Sulut ikuti kegiatan dan diskusi Bedah Buku bertajuk “Making Democrazy Count: How Mathematics Improves Voting, Electoral Maps and Representation”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh KPU RI secara daring melalui zoom meeting pada Senin (11/05) dan diikuti oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sulut Salman Saelangi bersama Kabag Teknis Penyelenggaraan dan Hukum serta Kasubag Teknis Penyelenggaraan Pemilu.
Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU RI Mochamad Afifuddin. Dalam sambutannya, Afifuddin menyampaikan bahwa dalam berbagai perspektif dan studi komparatif international dapat menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan kepemiluan yang lebih baik.
Pada kesempatan yang sama, beliau juga menyampaikan bahwa diskusi ini sangat relevan dengan dinamika kepemiluan di Indonesia, khususnya terkait isu daerah pemilihan, sistem representasi, hingga rekomendasi perbaikan tata kelola pemilu ke depan.
"Kegiatan ini juga akan membahas keterkaitan antara demokrasi, sistem pemilu, dan pendekatan matematis dalam penguatan kualitas keterwakilan politik", ungkap Afifudin.
Disisi lain Anggota KPU yang juga Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Idham Holik menegaskan, Indonesia saat ini tengah mempersiapkan reformasi kepemiluan melalui pembahasan revisi undang-undang Pemilu.
"Pendekatan matematika dalam sistem pemilu dapat membantu mewujudkan demokrasi yang lebih representative serta memperkuat kualitas keterwakilan rakyat", ujar Holik.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ahli Matematika dan Demokrasi Universitas Wellesey AS, Ismar Volic yang membahas tentang pemisahan suara, efek spoiler, hukum Duverger dan pemilu kedua yang mahal.
Setelah itu, pembahasan bedah buka oleh para panelis, yakni Aditya Perdana dari Universitas Indonesia (UI) dan Mada Sukmajati dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Sekretariat KPU RI Deputi Bidang Administrasi Suryadi, dan Karo Teknis Penyelenggaraan Pemilu Melgia Van Harling.
Adapun peserta kegiatan yakni KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se- Indonesia.