Berita Terkini

Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Persiapan Pengadaan Logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024

Jakarta, sulut.kpu.go.id-Sehubungan dengan persiapan Pengadaan Logistik Pilkada Serentak Tahun 2024, KPU RI menggelar Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Persiapan Pengadaan Logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024. Kegiatan dibuka secara resmi oelh Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari bersama Anggota KPU RI Mochammad Afifuddin,Yulianto Sudrajat, dan August Mellaz didampingi Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno, di Hotel Ritz Carlton, kuningan Jakarta, selasa (2/7/2024). Peserta yang hadir sebagai terundang yakni Ketua beserta Sekretaris KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Kota, PPK untuk Pemilihan, Satan Pelaksana UKPBJ, Pokja Pemilihan di lingkungan KPU Provinsi sedangkan untuk KPU Sulut sendiri hadir Ketua KPU Sulut Kenly Poluan dan Plt.Sekretaris Meidy Malonda. Dalam kesempatannya terlebih dahulu Hasyim mengucapkan rasa terima kasih  kepada semua pihak yang terlibat pada pendistribusian logistik sehingga Pemilu 2024 bisa berjalan dengan lancar.  Hasyim mengatakan Roda organisasi itu bisa berjalan seimbang apabila mengedepankan "M", yaitu pertama, Man atau sumber daya manusia dalam hal ini pembentukan badan ad hoc, yang kedua, Mesin atau teknologi yang mendukung, serta ketiga, Money atau anggaran dalam pelaksanaannya, yang ditargetkan tersedia sebelum tanggal 10 Juli 2024. Pada kegiatan Rakor juga dihadirkan narasumber yang berkaitan dengan pengadaan maupun pendistribusian logistik.

Bekerjasama Dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara KPU Sulut Gelar Penyuluhan dan Penerangan Hukum Pilkada Sulawesi Utara Tahun 2024

Manado, sulut.kpu.go.id- Bekerjasama Dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, KPU Sulut Gelar Penyuluhan dan Penerangan Hukum Pilkada Sulawesi Utara Tahun 2024 bertempat di Desa Tumaratas Dua Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa, hari jumat (5/7/2024). Kegiatan ini diawali dengan ucapan selamat datang yang disampaikan oleh Camat Langowan Barat Sisca Maseo. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Anggota KPU Kabupaten Minahasa, Rijali Suratinoyo. Pada kegiatan ini menghadirkan Narasumber dan Materi yakni Marthen Thandi, M.H yang membawakan materi terkait Masyarakat Taat Hukum: Kunci Sukses Pilkada Sulawesi Utara 2024 selain itu Morais Barakati, M.H. membahas Pilkada Sulawesi Utara 2024: Masyarakat Taat Hukum untuk Demokrasi yang lebih baik kemudian Berty W. Wongkar, M.H. dengan materi Mengembangkan Kesadaran Hukum: Masyarakat Taat Hukum dalam Pilkada Sulawesi Utara 2024, Noval Taher, S.H. Terkait Pilkada Sulawesi Utara 2024: Masyarakat Taat Hukum untuk meningkatkan Partisipasi Masyarakat, Oikurnia Zega dengan materi Masyarakat Taat Hukum: Faktor Penting Sukses Pilkada Sulawesi Utara 2024, DR. Muhammad Adri, M.H dengan materi Pilkada Sulawesi Utara 2024: Masyarakat Taat Hukum untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat, Theodorus Rumampuk, M.H dengan materi Mengembangkan Masyarakat Taat Hukum: Kunci Sukses Pilkada Sulawesi Utara 2024. Kegiatan ditutup dengan ucapan terima oleh Hukum Tua Desa Tumaratas Dua Rocky Woran.

Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos Hadiri Rapat Evaluasi Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Tahap Pertama dan Laporan Penggunaan Aplikasi E-Coklit Pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Manado, kpusulut.go.id - KPU Sulut menggelar Rapat Evaluasi Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Tahap Pertama Serta Laporan Penggunaan Aplikasi E-Coklit Dalam Persiapan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Hotel Grand Kawanua Novotel, Manado, mulai tanggal 2 hingga 4 Juli 2024. Tujuan utama dari rapat ini adalah untuk mengevaluasi kelancaran dan tantangan yang dihadapi dalam tahap pertama Coklit, yang merupakan proses penting dalam memastikan data kependudukan yang akan digunakan dalam Pemilihan Serentak tanggal 27 november mendatang. Anggota KPU Sulut Awaluddin Umbola dalam pembukaan kegiatan menyampaikan “saat ini sudah memasuki tahap pertama coklit dan KPU Sulut telah membentuk badan ad hoc, dengan menetapkan 885 anggota PPK, Anggota PPS 4.390 dan untuk petugas Pantarlih sendiri berjumlah 7598 orang yang tersebar di 4390 TPS, sejauh ini proses coklit dilapangan berjalan dengan lancar belum ada kendala yang menghambat, untuk itu saya berharap para peserta yang hadir bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik agar di tenggang waktu tahapan coklit sebulan ini bisa berjalan dengan baik ”, pungkasnya. Anggota KPU RI Betty Idroos yang turut hadir memberikan arahannya terkait kegiatan pencoklitan ini. "kegiatan pencocokan dan penelitian atau biasa disebut Coklit yakni kegiatan pencocokan data pemilih dengan dokumen kependudukan pemilih yang kemudian diteliti apakah warga tersebut memenuhi syarat atau tidak. Agar mempermudah kerja Pantarlih dalam melakukan pendataan disediakanlah e-Coklit, “tak lupa saya sangat mengapresiasi atas kerja keras dari teman-teman KPU Kabupaten/Kota, PPK, TPS dan KPPS serta teman-teman petugas pantarlih sebagai ujung tombak. Rapat Evaluasi ini turut dihadiri oleh Anggota KPU Sulut Lanny Ointu, Sekretariat KPU Sulut, dan badan adhoc yang terlibat langsung dalam proses Coklit. Ada pula yang mengikuti proses ini melalui daring via aplikasi zoom meeting.(Ika/Ed:NR Foto by Wale Pemilu)

KPU Sulut Hadiri Rapat Koordinasi Tahapan Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024 Di Bali

Bali, sulut.kpu.go.id- Ketua KPU Sulut Kenly Poluan bersama Anggota KPU Sulut  Salman Saelangi dan Meidy Tinangon, serta Kasubag Teknis dan Parhubmas KPU Sulut Novie Runtukahu menghadiri Rapat Koordinasi Tahapan Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024 bertempat di The Stones Hotel  Legian Bali yang berlangsung  tanggal 30 Juni s.d 2 Juli 2024. Acara diawali dengan sambutan selamat datang dari Ketua KPU Provinsi Bali dan kemudian dilanjutkan laporan Panitia terkait pelaksanaan kegiatan oleh Karo Teknis Penyelenggaraan KPU Melgia Carolina. Ketua KPU Hasyim Asyari membuka secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya Hasyim menghimbau agar para peserta yang hadir mengikuti kegiatan dengan baik terutama terkait proses Pencalonan, periodisasi calon, periode masa menjalani hukuman (bagi calon mantan terpidana); • Syarat Calon; • Persyaratan Pencalonanan; • Ijazah Calon; Hasyim juga  mengingatkan kembali kepada para peserta rakor terkait persoalan-persoalan pilkada dimasa sebelumnya agar tidak terulang kembali. Hadir dalam acara pembukaan Anggota KPU dan pejabat kesekjenan yaitu Idham Kholik, Betty Epsilon Idroos, Yulianto Sudrajat, August Melaz, para Deputi serta Kepala Biro. Dihari kedua kegiatan diisi narasumber dari Anggota Bawaslu RI, Kemendagri, Polri, Kemendikbud (Dirjen Paud, Pendidikan Dasar & Pendidikan Menengah) dan dipandu oleh moderator Kabag Teknis Pencalonan Tunjung. Pada hari terakhir, hadir dan sekaligus memberikan materi yaitu Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Idham Holik, yang pada paparan materinya Idham menguraikan Rancangan Peraturan KPU Pencalonan yang saat ini masih menunggu untuk diundangkan. Idham juga berpesan agar KPU Provinsi pada saat proses pengundangan selesai segera buatkan bimtek terkait pencalonan secara berjenjang. Acara ditutup oleh Anggota KPU Mochammad Afifuddin, didalam arahannya Afifuddin menekankan pentingnya soliditas dalam suatu lembaga.

Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos Hadiri Rapat Evaluasi Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Tahap Pertama dan Laporan Penggunaan Aplikasi E-Coklit Pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Manado, kpusulut.go.id - KPU Sulut menggelar Rapat Evaluasi Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Tahap Pertama Serta Laporan Penggunaan Aplikasi E-Coklit Dalam Persiapan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Hotel Grand Kawanua Novotel, Manado, mulai tanggal 2 hingga 4 Juli 2024.   Tujuan utama dari rapat ini adalah untuk mengevaluasi kelancaran dan tantangan yang dihadapi dalam tahap pertama Coklit, yang merupakan proses penting dalam memastikan data kependudukan yang akan digunakan dalam Pemilihan Serentak tanggal 27 november mendatang.   Anggota KPU Sulut Awaluddin Umbola dalam pembukaan kegiatan menyampaikan “saat ini sudah memasuki tahap pertama coklit dan KPU Sulut telah membentuk badan ad hoc, dengan menetapkan 885 anggota PPK, Anggota PPS 4.390 dan untuk petugas Pantarlih sendiri berjumlah 7598 orang yang tersebar di 4390 TPS, sejauh ini proses coklit dilapangan berjalan dengan lancar belum ada kendala yang menghambat, untuk itu saya berharap para peserta yang hadir bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik agar di tenggang waktu tahapan coklit sebulan ini bisa berjalan dengan baik ”, pungkasnya.   Anggota KPU RI Betty Idroos yang turut hadir memberikan arahannya terkait kegiatan pencoklitan ini. "kegiatan pencocokan dan penelitian atau biasa disebut Coklit yakni kegiatan pencocokan data pemilih dengan dokumen kependudukan pemilih yang kemudian diteliti apakah warga tersebut memenuhi syarat atau tidak. Agar mempermudah kerja Pantarlih dalam melakukan pendataan disediakanlah e-Coklit, “tak lupa saya sangat mengapresiasi atas kerja keras dari teman-teman KPU Kabupaten/Kota, PPK, TPS dan KPPS serta teman-teman petugas pantarlih sebagai ujung tombak.   Rapat Evaluasi ini turut dihadiri oleh Anggota KPU Sulut Lanny Ointu, Sekretariat KPU Sulut, dan badan adhoc yang terlibat langsung dalam proses Coklit. Ada pula yang mengikuti proses ini melalui daring via aplikasi zoom meeting.(Ika/Ed:NR Foto by Wale Pemilu)

KPU Sulawesi Utara Sosialisasikan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2024 kepada Pengungsi Gunung Ruang

Bitung, kpusulut.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara menggelar acara Sosialisasi Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2024 kepada pengungsi erupsi gunung Ruang Kampung Laingpatehi dan Kampung Pumpente Kabupaten Kepl. Siau Tagulandang Biaro. Acara yang berlangsung di rumah susun Sagerat Kota Bitung sebagai tempat pengungsian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada warga terdampak terkait proses Pilkada Serentak. Gunung Ruang yang berada di wilayah Sitaro telah mengakibatkan banyak penduduk terdampak harus mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman, termasuk Rumah Susun Pengungsian Sagerat Bitung. Di tempat ini, warga pengungsi diberikan penjelasan tentang pentingnya partisipasi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang akan datang, serta tahapan-tahapan yang akan dilalui dalam proses demokrasi tersebut. "Ini adalah bukti nyata dari KPU Provinsi Sulawesi Utara, KPU Sitaro dan KPU Kota Bitung, dimana kaitannya dengan tugas kami untuk melayani pemilih di dalam pelaksanaan hari H pemungutan suara tanggal 27 November 2024, nanti bapak ibu akan tetap terlayani dan tetap akan bisa menggunakan hak konstitusinya. dengan keterbatasan  semua dinamika proses tahapan yang akan kita lewati bersama sampai dengan 27 November 2024 nanti" ujar Anggota KPU Sulawesi Utara, Bapak Awaluddin Umbola saat membuka acara.  Umbola juga mengatakan soal status kependudukan pengungsi erupsi gunung Ruang yang akan direlokasi ke wilayah Modisi kabupaten Bolaang Mongondow Selatan pada saat pelaksanaan Pilkada 27 November 2024 mendatang. "Kita akan melihat perkembangan seperti apa soal status mereka nanti, apakah pada saat Pilkada mereka sudah menetap disana dan memiliki KTP Bolsel, tentu akan disesuaikan nanti, tetapi sebaliknya pada saat Pilkada masih menggunakan KTP Sitaro ada opsi lain yang kita lakukan seperti pengadaan TPS Lokasi Khusus (Loksus) di lokasi pengungsian seperti di Rusunawa ini,” terang Umbola Acara sosialisasi ini tidak hanya memberikan informasi tentang proses pencalonan, kampanye, dan pemungutan suara, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dari masyarakat dalam memilih pemimpin yang dianggap dapat mewakili kepentingan mereka secara maksimal. Selain itu, KPU juga menegaskan kesiapan mereka dalam mengatasi tantangan logistik dan teknis untuk memastikan pemilihan berlangsung secara adil dan transparan, meskipun dalam kondisi dipengungsian. Kepala Kesbangpol Sulut Ferry Sangian, serta Perwakilan Kodam XIII Merdeka dan Polda Sulut pada kesempatan kali ini juga hadir sebagai narasumber kepada warga pengungsi. Selain itu menjadi sebuah kehormatan juga karena kegiatan tersebut juga mendapat perhatian anggota KPU RI yaitu ibu Betty Epsilon Idroos yang datang dan memantau langsung pelaksanaan sosialisasi tersebut. Dalam kunjungannya, Betty Idroos didampingi Komisioner KPU Sulut Lanny Ointu dan jajaran, Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh serta Koordinator Divisi Penanganan, Pelanggaran Data Informasi Bawaslu Sulut Zulkifli Densi. Sosialisasi yang diadakan oleh KPU Provinsi Sulawesi Utara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat pengungsi dalam proses demokrasi, menjadikan setiap suara terdengar dan dihargai dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024 mendatang.