Berita Terkini

Sulut 100% selesai Coklit

Pada hari ke -17 tanggal 10 Juli 2024 Tahapan Pencocokan dan Penelitian (coklit) oleh Pantarlih Provinsi Sulawesi Utara telah mencapai 100% progres Coklit Baik secara manual maupun melalui e-coklit. Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Sulut Lanny Ointu memberikan arahan kepada KPU Kab/Kota untuk mengkroscek lagi data data hasil coklit agar benar benar menghasilkan data pemilih yang akurat, baik jumlah pemilih, pemilih baru, dan pemilih TMS (Tidak Memenuhi Syarat) karena sesuai jadwal tahapan coklit berlangsung selama 1 bulan (24 Juni -24 Juli 2024). Pelaksanaan Coklit yang progresnya sudah 100% ini tidak lepas dari hasil koordinasi yang tidak pernah putus antara KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Kota juga dengan Pihak terkait seperti Bawaslu dan Dukcapil. Adapun Strategi dari KPU Kabupaten Kota dalam pelaksanaan coklit yang progresnya bisa 100% menyelesaikan Coklit urutan 1 Provinsi se-Indonesia adalah KPU Kab Kota turun langsung bersama Pantarlih saat pencoklitan jika ditemui hambatan pada saat coklit atau pada wilayah yang progresnya lambat.

Mochammad Afifuddin Jabat Plt Ketua KPU RI

  Jakarta, kpu.go.id – Rapat pleno Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutus secara bulat Mochammad Afifuddin sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU, Kamis (4/7/2024). Keputusan diambil berdasarkan kesepakatan antar anggota KPU, yang diikuti August Mellaz, Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Mochammad Afifuddin, Betty Epsilon Idroos, Idham Holik, dan dihadiri Sekretaris KPU Bernad Dermawan Sutrisno. “Berdasarkan pembacaan kami di internal, secara kelembagaan KPU memiliki ruang gerak berdasarkan PKPU Nomor 5 Tahun 2022 tentang Tata Kerja Organisasi, kami punya waktu 1x24 jam, untuk menentukan langkah-langkah. Dan kami sudah memutuskan hari ini kami sudah melakukan rapat pleno lengkap 6 orang ada Pak Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Mochammad Afifuddin, Betty Epsilon Idroos, Idham Holik, dan ada Sekjen Bernad Dermawan Sutrisno, salah satunya memutuskan memberikan mandat kepada Pak Mochammad Afifuddin untuk menjadi pelaksana tugas dari Ketua KPU,” ujar Mellaz saat mengawali konferensi pers di Kantor KPU. Sementara itu, pada sambutan perdana sebagai Plt Ketua KPU, Afif menyampaikan menerima mandat yang diberikan. Amanah sebagai Plt Ketua KPU menurut dia bukanlah tugas yang mudah, namun dengan kerja bersama, kompak, dia menyakini roda organisasi akan berjalan sebagaimana biasa. “Dan dengan membaca Innalillah wa innailahi rojiun dan Bismillahirrahmanirrahim, teman-teman anggota KPU tadi secara bulat, secara sepakat memberikan mandat kepercayaan ke saya untuk menjadi pelaksana tugas Ketua KPU RI. Tentu bukan hal yang mudah tapi harus kita hadapi secara bersama-sama,” kata Afif. Afif melanjutkan, pasca menjabat sebagai Plt Ketua KPU, dirinya bersama pimpinan yang lain juga akan melakukan pengecekan-pengecekan percepatan menghadapi beberapa tahapan ke depan. Tahapan yang perlu mendapat atensi seperti menindaklanjuti putusan MK dan menghadapi Pilkada 2024. “Sehingga yang kita lakukan adalah, kita ingin memsastikan bahwa tidak ada tahapan yang terganggu, tidak ada persiapan apapun yang terganggu dari sisi keorganisasian KPU RI,” lanjut Afif. Terakhir Afif meminta dukungan dari beragam pihak dan membuka diri untuk menerima masukan, tanggapan. “Dengan senang hati kami menerima jika ada masukan terkait dengan hal-hal yang sebaiknya kita lakukan. Tentu dengan pola-pola yang selama ini sudah kita jalani”. “Dalam sebuah pelayaran, kapal besar, ombak dan angin bisa besar, tapi nahkoda di sini kompak menghadapi Pilkada Serentak 2024,” tutup Afif. (humas kpu dianR/foto: idan-deni/ed diR)

Wujudkan Masyarakat Taat Hukum Pilkada 2024, KPU Sulut Gelar Penyuluhan dan Penerangan Hukum Pilkada Sulawesi Utara Tahun 2024 Bersama Kejaksaan Tinggi Sulut

Tomohon, sulut.kpu.go.id - Bertempat di Aula Kelurahan Paslaten Satu Kecamatan Tomohon Timur, KPU Sulut kembali gelar Penyuluhan dan Penerangan Hukum Pilkada Sulawesi Utara Tahun 2024 Bersama Kejaksaan Tinggi Sulut, senin(8/7/2024). Denny Mangundap, SH, selaku Camat Tomohon Timur meyambut peserta Penyuluhan dan Penerangan Hukum serta mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU Sulut bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Sulut guna mewujudkan masyarakat yang taat hukum. Anggota KPU Kota Tomohon, Joune Simangunsong, selaku Ketua Divisi hukum dan pengawasan mewakili Ketua dan Anggota KPU Sulut membuka kegiatan ini secara resmi. Dalam sambutannya Joune berharap setiap elemen masyarakat yang hadir dapat teredukasi bagaimana menjadi pemilih yang baik dan taat hukum pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah di tahun 2024 dikota tomohon, dengan mengedepankan asas kepemiluan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, sehingga terwujud pilkada yang berintegritas.   Adapun narasumber yang dihadirkan pada kegiatan ini diantaranya Fungsional Ahli Madya KPU Sulut Raymond F. Mamahit membawakan materi terkait Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, kemudian Marthen Thandi, M.H, Masyarakat Taat Hukum: Kunci Sukses Pilkada Sulawesi Utara 2024, Morais Barakati, M.H. “Pilkada Sulawesi Utara 2024: Masyarakat Taat Hukum untuk Demokrasi yang Lebih Baik”, Berty W. Wongkar, M.H. “Mengembangkan Kesadaran Hukum: Masyarakat Taat Hukum dalam Pilkada Sulawesi Utara 2024”, Noval Taher, S.H. Pilkada Sulawesi Utara 2024: Masyarakat Taat Hukum untuk meningkatkan Partisipasi Masyarakat”, Oikurnia Zega Masyarakat Taat Hukum: Faktor Penting Sukses Pilkada Sulawesi Utara 2024”, DR. Muhammad Adri, M.H “Pilkada Sulawesi Utara 2024: Masyarakat Taat Hukum untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat”, Theodorus Rumampuk, M.H “Mengembangkan Masyarakat Taat Hukum: Kunci Sukses Pilkada Sulawesi Utara 2024”. Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih oleh Lurah Paslaten satu Rocky Worang. Peserta yang hadir pada kegiatan ini terdiri dari PPK, PPS, Ketua Lingkungan, Camat dan staf Kecamatan serta  masyarakat sekitar.

Focus Group Discussion (FGD) Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Agung Terkait Batas Usia Calon Kepala Daerah

Jakarta,sulut.kpu.go.id- Anggota KPU Sulut Salman Saelangi menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Agung Terkait Batas Usia Calon Kepala Daerah yang dimulai tanggal 8 Juli 2024 di  Grand Melia Hotel Jakarta. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Anggota KPU Idham Holik yang didampingi Kepala Biro Teknis Penyelenggara Pemilu Melgia Van Harling. Dalam sambutannya Idham membahas terkait teknis rancangan jadwal jika dilakukan penerimaan kembali pemenuhan persyaratan dukungan calon perseorangan terkait perubahan-perubahan pasca Putusan Mahkamah Agung Terkait Batas Usia Calon Kepala Daerah. Kegiatan FGD ini juga diikutii oleh Pimpinan Bawaslu, Pimpinan DKPP, Ditjen Otonomi Daerah, Kemendagri Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum, Kemendagri Ditjen Administrasi Hukum Umum, Pimpinan LSM / NGO serta Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu Provinsi dan beberapa Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu Kabupaten/Kota Diharapkan dari pembahasan FGD ini akan menjadi masukan yang konstruktif bagi KPU dalam penyusunan regulasi khususnya tahapan pencalonan selain itu hasil dari FGD ini akan dijadikan bahan Rapat Dengar Pendapat bersama DPR.  Acara ini turut dihadiri oleh Plt. Ketua KPU Muhamad Afifuddin dan Anggota KPU Betty Epsilon Idroos.

Camping Pilkada Bersama Komunitas Pecinta Alam Sulawesi Utara jadi langkah awal KPU Sulut mengusung Pilkada Serentak yang Ramah Lingkungan

Tomohon, kpusulut.go.id - Acara penutupan camping yang diadakan oleh KPU Sulut bersama dengan komunitas pecinta alam Sulawesi Utara di lokasi Wawowow, Tomohon, berlangsung lancar dan penuh semangat. Para narasumber yang diundang pada kegiatan ini diantaranya yaitu Ronny Buol yang merupakan seorang jurnalis, Marlon Kamagi; seorang pendiri perusahaan daur ulang yang bernama Baciraro Recycle, DR. Felly Warouw seorang akademisi dengan banyak gelar dan Putri Potabuga yang merupakan direktur dari Climate Institute, yaitu sebuah lembaga yang fokus pada perubahan iklim. Keempat narasumber tersebut juga sudah menyampaikan materi dengan sangat apik. Begitu pula dengan penampilan dari Braga, sebuah group band lokal yang diundang untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Pada penutupannya, Ketua Divisi Sosdkilih, Parmas dan SDM Awaluddin Umbola menyampaikan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam kegitan tersebut dan sudah memberikan sumbangsih, saran, gagasan kepada KPU Sulut. Umbola kembali menegaskan bahwa dirinya sangat berkomitmen untuk dijalankan hasil rekomendasi dalam kegiatan Camping Pilkada ini. “Nanti kita akan coba ukur, nanti rekomendasi itu kita akan coba FGD kan, kita akan klasifikasikan mana yang bisa diintervensi lewat anggaran dan mana yang akan kita intervensi lewat kebijakan,” ujarnya. Dalam waktu dekat, KPU Sulut akan mengundang beberapa perwakilan dari pegiat lingkungan untuk hadir dalam FGD untuk mengerucutkan apa yang sudah dihasilkan dalam forum ini. Penutupan camping ini juga menjadi momen serius dalam mengevaluasi persiapan Pilkada mendatang. KPU Sulut terus berkomitmen untuk memastikan bahwa semua persiapan teknis dan keamanan terpenuhi dengan baik demi kelancaran dan integritas Pilkada di daerah ini.  Kegiatan ini juga diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan alam Sulawesi Utara, sesuai dengan semangat komunitas pecinta alam yang turut berpartisipasi. Diharapkan, semangat kolaborasi antara KPU Sulut dan komunitas masyarakat ini akan terus terjalin dalam rangka mendukung keberhasilan Pilkada Sulut yang adil dan demokratis.(Ika/Ed:NR Foto by Wale Pemilu)

Dukung Upaya Pelestarian Lingkungan, KPU Sulut Gelar Camping Pilkada Bersama Komunitas Pecinta Alam Sulawesi Utara

Tomohon, kpusulut.go.id - KPU Sulut mengadakan kegiatan camping Pilkada berkolaborasi dengan komunitas pecinta alam di Sulut dalam rangka menyambut Pilkada Serentak tahun 2024.  Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 7 Juli 2024 ini dilaksanakan di Wawowow, Kota Tomohon, dengan tema "Menuju Pilkada Serentak  di Sulawesi Utara yang Ramah Lingkungan". Camping Pilkada ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempersiapkan teknis pelaksanaan Pilkada Serentak, tetapi juga sebagai wujud komitmen KPU Sulut dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan ini juga akan diisi dengan materi-materi dari narasumber terkait dengan Pilkada dan aktivis lingkungan, terdapat juga kegiatan lain seperti zumba dan penanaman pohon yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Pada pembukaan Kegiatan Anggota KPU Sulut Awaluddin Umbola mengajak pemilih tidak sekedar merayakan pesta demokrasi, tapi turut memperhatikan dampak ekologis dari perhelatan ini. “Mari kita lahirkan gagasan baru untuk Pilkada yang ramah lingkungan. Kadang hal ini kita anggap sepele, tapi seharusnya menjadi hal yang penting dalam pelaksanaan Pilkada,” ujarnya Tercetusnya kegiatan Camping Pilkada bersama Komunitas Pecinta Alam ini juga dikarenakan banyaknya pohon yang rusak karena pemasangan baliho para calon dan banyak sampah plastik yang dihasilkan pada saat Pilkada. Umbola berharap kegiatan ini akan menghasilkan perubahan yang baik di Pilkada 2024. Salah satunya lewat regulasi Pilkada yang ramah lingkungan. “Dua hari kedepan kita akan berdiskusi untuk menghasilkan rekomendasi yang diberlakukan untuk semua kabupaten kota. Ini dalam rangka menuju pesta demokrasi yang ramah lingkungan,” tandas Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sulut. Adapun peserta pada kegiatan yakni Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih,Parmas dan SDM dan Kasubag Teknis dan Parhubmas KPU Kab/Kota se-Sulawesi Utara serta Komunitas Pecinta Alam. Dengan adanya inisiatif seperti camping ini, diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjalankan proses demokrasi yang tidak hanya efektif dan transparan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan generasi mendatang. Turut hadir pada kegiatan Raymond F. Mamahit Fungsional Ahli Madya yang bertindak selaku moderator pada kegiatan.(Ika/Ed:NR Foto by Wale Pemilu)