Berita Terkini

Melalui Apel Pagi, KPU Sulut Dorong Jajaran Bangun Karakter Pintar, Cerdas, dan Bijaksana

Manado, sulut.kpu.go.id — KPU Sulut melaksanakan apel pagi yang diikuti oleh seluruh jajaran bertempat di halaman Kantor KPU Sulut, Senin (27/10).   Pelaksanaan apel pagi dimulai pukul 08.00 WITA dipimpin oleh Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Parmas, Hukum dan SDM Carles Worotitjan berlangsung dengan tertib serta penuh khidmat. Bertindak selaku Pembina Apel, Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda yang menyampaikan pesan motivatif kepada seluruh jajaran agar dalam bekerja senantiasa menjadi pribadi yang pintar, cerdas, dan bijaksana. “Dalam lingkungan kerja, kita akan menemui tiga tipe manusia — yang pintar, yang cerdas, dan yang bijak. Akan lebih baik jika kita dapat menjadi ketiganya, sehingga keputusan dan langkah yang kita ambil selalu tepat dan bermanfaat,” ujar Malonda dalam arahannya. Lebih lanjut, Malonda mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan kekompakan di lingkungan kerja, terlebih saat menghadapi berbagai tantangan organisasi. “Kita harus tetap solid, jangan sampai terpecah walaupun menghadapi banyak tantangan. Jika kita mampu melewati setiap tantangan bersama, itu berarti kita sudah berhasil menghadapinya,” tambahnya.

Tegaskan Komitmen Profesionalisme: Fungsional Ahli Madya KPU Sulut Ikuti Munas IPKP 2025.

Manado, sulut.kpu.go.id — Fungsional Ahli Madya Penata Kelola Pemilu dari KPU Sulut, Aminudin Ilolu dan Raymond Mamahit, turut berpartisipasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Penata Kelola Pemilihan Umum (IPKP) yang digelar secara daring, kamis (23/10). Munas IPKP tahun ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran dan eksistensi para fungsional penata kelola pemilu di seluruh Indonesia. Beberapa agenda utama yang dibahas antara lain pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, penetapan Kode Etik dan Kode Perilaku, pembahasan program kerja strategis, serta penyusunan struktur kepengurusan IPKP di lingkungan KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota. Kehadiran Fungsional Ahli Madya dari KPU Sulut dalam forum ini menjadi bentuk nyata komitmen jajaran KPU Sulut untuk terus mendukung peningkatan kapasitas dan profesionalisme penyelenggara pemilu di Indonesia.

KPU Sulut Hadiri Rakor Peningkatan Dan Penguatan Pengawasan Di Lingkungan KPU

Manado, sulut.kpu.go.id - Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sulut Meidy Tinangon, Kabag Teknis Penyelenggara dan Hukum Carles Worotitjan KPU Sulut dan Kasubag Keuangan KPU Sulut Ferdynan Raintung menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka peningkatan dan penguatan kinerja pengawasan di lingkungan KPU yang diselenggarakan di Jakarta, pada tanggal 20 s/d 22 Oktober 2025. Rakor dibuka Ketua KPU Mochammad Afifudin didampingi Anggota KPU Iffa Rosita dan Parsadaan Harahap. Dalam kesempatan itu Afifudin mengatakan adaptasi dan keberanian yang didukung oleh pengelolaan kewenangan secara proporsional, merupakan faktor-faktor krusial dalam prsoses pengambilan keputusan. Anggota KPU Iffa Rosita nenyatakan pentingnya penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai upaya preventif terhadap praktik korupsi dan ketidakefisienan. Sementara itu, Anggota KPU Parsadaan Harahap menegaskan perlunya penguatan lembaga dan SDM menjadi prioritas utama pasca Pemilu dan Pilkada 2024. Hari kedua, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh BPKP, dilanjutkan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Iffa Rosita dan Inspektur Utama Setjen KPU Nanang Priyatna, kemudian Kepolisian dan Kejaksaan dan terakhir oleh KPK dan BPK. Ketua KPU Mochammad Afifudin didampingi Anggota KPU Iffa Rosita menutup Rakor tersebut. Peserta kegiatan diantaranya Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi, Kabag Teknis Penyelenggaraan dan Hukum serta Kabag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Provinsi. Turut dihadiri jajaran Pejabat Esselon I dan II Setjen KPU.

KPU Sulut Ikuti Pemaparan Materi Dalam Rakor Peningkatan Dan Penguatan Pengawasan Di Lingkungan KPU

Manado, sulut.kpu.go.id - KPU Sulut mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka peningkatan dan penguatan kinerja pengawasan di lingkungan KPU yang diselenggarakan oleh KPU RI melalui zoom meeting, pada Selasa (21/10/2025). Pemaparan materi pertama oleh BPKP terkait overview penyelenggaraan SPIP. Dalam paparannya juga ditegaskan 5 unsur SPIP yang harus dibangun, diantaranya lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi dan pemantauan pengendalian intern. Selanjutnya, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Iffa Rosita menekankan bahwa para Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi harus memperkuat fungsi, tugas dan kewenangannya sehingga bisa bersama-sama mencegah permasalahan hukum di lembaga kita masing-masing. Kemudian dilanjutkan pemaparan materi oleh Kepolisian dan Kejaksaan, mengenai Sinegritas KPU dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam penanganan dan penyelesaian kasus Tipikor serta peran APIP dan Biro Hukum atas permasalahan Tipikor pada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/kota. Setelah itu, pemaparan materi oleh KPK dan BPK yang membahas optimalisasi pengaduan tindak pidana korupsi dalam mewujudkan masyarakat anti korupsi dan komitmen penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan. Kegiatan diikuti oleh Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda, Kepala Bagian Perencanaan Data dan Informasi, Winda Tulangow, Kepala Sub Bagian Hukum Christie Talumewo, dan Staff pelaksana Bagian Hukum KPU Sulut.

KPU Sulut Tumbuhkan Budaya Saling Mendukung dan Konsistensi Lewat Apel Pagi

Manado,sulut.kpu.go.id – KPU Sulut melaksanakan apel pagi yang diikuti oleh seluruh jajaran bertempat di halaman Kantor KPU Sulut, Senin (20/10). Dimulai pukul 08.00 Wita, Apel rutin tersebut dipimpin oleh Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda. Dalam arahannya Malonda menyampaikan pentingnya semangat perubahan positif dalam setiap langkah kerja sehari-hari. “Setiap hari kita harus bergerak menuju perubahan yang lebih baik. Perubahan bukan hanya soal hasil, tetapi juga tentang proses, komitmen, dan sikap kita dalam bekerja,” ujarnya. Lebih lanjut, Ia juga mengingatkan seluruh jajaran KPU Sulut untuk senantiasa menjaga konsistensi dalam bekerja, serta membangun lingkungan kerja yang saling mendukung, mendoakan, dan saling membantu demi terciptanya suasana kerja yang harmonis dan produktif.  “Dengan saling mendukung dan saling mendoakan, kita bisa menciptakan kekuatan bersama untuk menghadapi setiap tantangan yang kita hadapi dalam pekerjaan. Mari kita terus berproses menjadi pribadi dan lembaga yang semakin baik dari hari ke hari,” tambahnya.

KPU Sulut Raih Dua Penghargaan Nasional, Buktikan Komitmen Demokrasi Partisipatif

Jakarta, sulut.kpu.go.id– KPU Sulut menghadiri Rapat Koordinasi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat serta Peluncuran Indeks Partisipasi Pilkada Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia, bertempat di Hotel Pullman Jakarta pada tanggal 17–19 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan agenda strategis nasional yang bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program sosialisasi dan pendidikan pemilih, sekaligus melakukan pemetaan Indeks Partisipasi Pemilih pada Pilkada Serentak Tahun 2024.Ketua KPU Mochammad Afifuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilu merupakan sebuah konteks, bukan teks. Oleh karena itu, perlu disampaikan kinerja KPU melalui indeks partisipasi, baik pada pemilu maupun pilkada. Pada kesempatan tersebut, KPU juga meluncurkan Indeks Partisipasi Pilkada 2024, yang menjadi instrumen untuk mengukur tingkat keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Materi dari KPU, Kemendagri, Bawaslu,  dan Bapenas.  Setelahnya dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang terbagi menjadi lima kelas. Menjelang penutupan rapat koordinasi, KPU memberikan penghargaan bagi KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.  KPU Sulut meraih dua kategori penghargaan sekaligus, yakni kategori Provinsi dengan Kategorisasi Participatory pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024 serta  penghargaan sebagai Provinsi yang Telah Mendokumentasikan Pembelajaran Pilkada Tahun 2024. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kerja keras seluruh jajaran serta masyarakat Sulawesi Utara yang terus berkomitmen membangun budaya demokrasi partisipatif,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dengan capaian ini, KPU Sulut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilihan di masa mendatang melalui pendidikan pemilih dan penguatan strategi sosialisasi yang kreatif dan inklusif, agar partisipasi masyarakat dalam setiap proses demokrasi semakin meningkat.