Berita Terkini

KPU Sulut Gelar Apel Pagi dan Ibadah Bersama Umat Kristen

Manado, sulut.kpu.go.id – KPU Sulut melaksanakan Apel Pagi Rutin bertempat di Halaman Kantor KPU Sulut pada hari senin(21/7). Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda, yang dalam arahannya menekankan pentingnya kedisiplinan, integritas, soliditas serta kerja sama dalam pelaksanaan tugas-tugas dan penguatan  kelembagaan. Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah bersama bagi umat Kristen di lingkungan KPU Sulut yang dilayani oleh Kasubag Keuangan, Ferdinand Raintung. Ibadah ini menjadi bagian dari pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan, sebagai wujud upaya membangun spiritualitas, mempererat kebersamaan, serta memperkuat komitmen pelayanan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan. Kegiatan apel dan ibadah bersama ini menjadi sarana penyegaran semangat kerja sekaligus memperkuat solidaritas antarpegawai, guna mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.

KPU Sulut Hadiri Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional

Manado, sulut.kpu.go.id — KPU Sulut menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU serta Sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring, Jumat (18/7). Dalam sambutannya Ketua KPU, Mochammad Afifuddin menyampaikan bahwa merit system evaluasi ASN di lingkungan KPU merupakan peristiwa yang lumrah baik itu pergesaran maupun pelantikan kembali. “Saya berharap setelah pelantikan ini baik yang berpindah posisi ataupun yang telah dilantik kembali agar segera melakukan konsolidasi dengan jajarannya serta selalu jaga kekompakan sebagai satu kesatuan utuh agar kedepannya lembaga ini akan semakin baik” ungkapnya. Sementara itu Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno menyampaikan bahwa Pelantikan ini merupakan bagian dari evaluasi sebagaimana amar putusan undang-undang ASN bahwa setiap pejabat harus dievaluasi minimal 1 sampai 2 tahun. ”Dalam proses berkarir kita sebagai ASN ini bukan hal luar biasa karena ini umum dilakukan baik di instansi manapun. Saya juga tak henti2 mengingatkan kepada jajaran Sekretariat bahwa pasca pemilu dan pilkada pekerjaan kita bukan berarti berhenti bahkan sekarang ini adalah puncak-puncak aktifitas kita untuk menata tata kelola keuangan” ungkapnya. Selanjutnya beliau mengingatkan untuk memperbaiki semua dokumen pertanggungjawaban pada saat pemilu dan pilkada. Menurutnya arsip KPU adalah arsip strategis. Hadir secara langsung di Jambi, Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda yang dilantik kembali sebagai Sekretaris KPU Sulut. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran KPU Sulut, Komisioner didampingi Pejabat Struktural.

Kuliah Jalan, Tupoksi tetap Dijaga

Manado, sulut.kpu.go.id – KPU  Sulut melaksanakan monitoring terhadap Anggota KPU kabupaten/kota yang saat ini tengah mengikuti program pengembangan diri melalui perkuliahan. Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan agar pelaksanaan tugas kelembagaan tetap berjalan optimal. Kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan bahwa para anggota KPU yang menempuh pendidikan lanjutan tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan fungsi, tugas, dan kewenangan mereka sebagai penyelenggara pemilu. Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya dukungan Kelembagaan terhadap pengembangan kompetensi bagi Penyelenggara Pemilihan "Kami mendukung penuh semangat pengembangan kapasitas diri, namun pada saat yang sama penting untuk memastikan bahwa seluruh tugas pokok dan fungsi kelembagaan tidak diabaikan," ungkapnya. Senada dengan itu, Anggota KPU Sulut Awaluddin Umbola, menekankan pentingnya manajemen waktu dalam menjalani peran baik sebagai mahasiswa maupun sebagai Anggota KPU. “Kesempatan menempuh pendidikan harus dimanfaatkan secara optimal. Namun, tanggung jawab sebagai Anggota KPU tetap harus dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Sementara itu, Anggota KPU Sulut Lanny Ointu turut menyoroti pentingnya menjaga etika dan integritas selama menjalani masa studi. Ia mengingatkan agar seluruh peserta tetap menjunjung tinggi tanggung jawab kelembagaan sebagai penyelenggara pemilu. Monitoring ini menjadi bagian dari komitmen KPU Sulut dalam menjaga profesionalisme dan kinerja jajaran penyelenggara pemilu di seluruh wilayah Sulawesi Utara. KPU Sulut berharap, melalui pengawasan yang terstruktur, seluruh anggota KPU di kabupaten/kota dapat menyeimbangkan antara pengembangan diri secara akademik dengan tanggung jawab institusional yang telah dipercayakan kepada mereka. Turut hadir dalam  Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Sulut Winda Tulangow

Tingkatkan Kebersamaan dan Kebugaran, KPU Sulut Gelar Olahraga Bersama

Manado, sulut.kpu.go.id – Dalam rangka menjaga kebugaran tubuh sekaligus mempererat kebersamaan dilingkungan kerja, KPU Sulut menggelar kegiatan olahraga bersama di halaman kantor pada hari jumat (18/7). Kegiatan ini diikuti oleh Komisioner dan jajaran Sekretariat KPU Sulut. Kegiatan olahraga yang dipandu oleh instruktur profesional dimulai pukul 07.30.  Senam bersama berlangsung dengan penuh kekompakan yang mencerminkan solidaritas di lingkungan kerja. Harapannya, kegiatan ini menjadi komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan solid.  Jajaran KPU Sulut tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga semakin semangat dalam bekerja menjalankan tugas-tugas kelembagaan

KPU Sulut Ikuti Bimtek Penilaian Mandiri Maturitas SPIP Terintegrasi Tahun 2025

  Manado, sulut.kpu.go.id – KPU Sulut mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Kertas Kerja Pelaksanaan Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh KPU RI secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (17/07/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Inspektur Wilayah II Setjen KPU, Wahyu Yudi Wijayanti. Dalam sambutan, Wahyu menekankan pentingnya pemahaman bersama di seluruh satuan kerja KPU terhadap proses penilaian mandiri Maturitas Penyelenggara SPIP sebagai bentuk penguatan sistem pengendalian internal yang efektif dan terintegrasi. “Melalui bimtek ini, diharapkan seluruh satker melaksanakan penilaian mandiri Maturitas Penyelenggata secara optimal. Hasil penilaian akan dinilai oleh Inspektorat Utama, dan satker dengan kinerja terbaik akan diajukan kepada BPKP untuk proses penilaian lanjutan,” ungkapnya Ia juga berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kompetensi diseluruh satker baik secara teori maupun praktik, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Direktorat Pengawasan Bidang Politik dan Penegakan Hukum BPKP Guntur, yang menekankan berbagai manfaat dari pelaksanaan penilaian SPIP Sebagai penutup, peserta dibekali dengan tata cara teknis pengisian kertas kerja penilaian mandiri Maturnitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi. Kegiatan ditutup oleh Inspektur Utama Setjen KPU Nanang Priyatna Inspektur Utama didamping Inspektur Wilayah III Asep Zuhlan. Kegiatan itu diikuti Ketua KPU Sulut Kenly Poluan, Anggota KPU Sulut Meidy Tinangon dan Lanny Ointu serta Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda bersama para Kabag, Kasubbag dan pelaksana KPU Sulut.

KPU Sulut Bentuk Satgas Pencegahan Kekerasan Seksual

Manado, sulut.kpu.go.id-– Pasca Sosialisasi Keputusan KPU Nomor 1341 Tahun 2024 tentang Pedoman Pencegahan Kekerasan Seksual oleh KPU, KPU Sulut membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Kekerasan Seksual yang ditetapkan dalam Keputusan KPU Provinsi Sulawesi Utara Nomor 84 Tahun 2025 pada senin, (14/7). Pembentukan Satgas ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan seksual, serta menjamin perlindungan  seluruh jajaran KPU dari potensi pelanggaran etika dan kekerasan berbasis gender. Ini menjadi langkah penting untuk mendorong transformasi budaya kerja yang lebih inklusif dan aman. Struktur organisasi Satgas terdiri dari 1 orang Ketua dan 4 orang anggota yang berasal dari perwakilan anggota KPU Provinsi yang membidangi sumber daya manusia, penelitian, dan pengembangan, anggota KPU Provinsi yang membidangi hukum dan pengawasan, Sekretaris KPU Provinsi, Kepala Bagian yang membidangi sumber daya manusia, serta Kepala Bagian yang membidangi hukum.  Dengan terbentuknya Satgas ini, KPU Sulut berkomitmen  menjadi lembaga Penyelenggara Pemilihan yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga menjunjung tinggi etika, perlindungan, serta menciptakan ruang kerja yang mendukung nilai-nilai kesetaraan dan anti kekerasan seksual.