Berita Terkini

Sinergi KPU dan Bawaslu: Rapat Koordinasi Terpadu Mematangkan Persiapan Penyusunan DPHP Menjadi DPS untuk Pemilihan Serentak 2024

Manado, sulut.kpu.go.id Rapat Koordinasi Terpadu antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut bertempat di Four Points by Sheraton Manado. Rapat ini bertujuan untuk mempersiapkan tahapan penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang berlangsung mulai tanggal 27 hingga 29 Juli 2024. Acara ini dibuka secara resmi oleh Lanny Ointu selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Sulut. Dalam sambutannya, Lanny Ointu menyampaikan bahwa pencocokan dan penelitian (coklit) telah berhasil dilaksanakan, dan saat ini proses berlanjut ke tahapan penyusunan DPHP menjadi DPS. Akun Pantarlih telah dinonaktifkan untuk mempersiapkan transisi ke DPS. Data hasil coklit sudah mulai diunggah ke Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). “Data yang diunggah harus bersih dan akurat, dan perlu dicermati bersama pihak Bawaslu hingga tingkat kecamatan, penambahan lokasi khusus (Loksus) di beberapa daerah juga dilakukan melalui mekanisme pleno di tingkat KPU kabupaten/kota dan provinsi,”tegasnya. Hadir sebagai narasumber dalam rapat ini adalah Ardiles Mewoh selaku Ketua Bawaslu Sulut, memberikan apresiasi kepada seluruh petugas pemutakhiran data di masing-masing kabupaten/kota. Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi terpadu antara KPU dan Bawaslu adalah langkah konkret untuk meminimalisir masalah yang mungkin masih ditemukan. “Selama proses coklit, terdapat total 1.433 saran perbaikan yang telah disampaikan. Semua temuan telah ditindaklanjuti oleh KPU dengan cut off data terakhir pada 24 Juli 2024. Informasi ini juga telah disampaikan melalui siaran pers,”ujarnya. Christodharma Sondakh Selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sulut, menyampaikan bahwa pembatalan akta kematian mengikuti regulasi yang berlaku. Ia juga mengapresiasi coklit yang memudahkan Disdukcapil dalam mengetahui data-data yang masih bermasalah di lapangan. Steffen Linu Anggota Bawaslu Sulut selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap surat rekomendasi yang dikeluarkan. Surat tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada publik untuk memastikan bahwa masalah yang ditemukan selama proses coklit sudah diatasi dengan baik. Bawaslu memiliki prinsip utama untuk mengawal hak pilih sebagai hak asasi negara. Pengawasan dilakukan dengan paradigma positif dan progresif, yaitu dengan cara mengawasi jalannya tahapan pemutakhiran data pemilih secara menyeluruh untuk memastikan integritas dan akurasi data. Steffen Linu juga membahas titik-titik kerawanan yang dapat menimbulkan masalah dalam proses pemutakhiran data. Dia menyoroti bahwa masalah seringkali muncul dari kasus-kasus khusus yang menjadi fokus permasalahan, seperti ketidaksesuaian antara Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ketidakcocokan ini berpotensi menghambat prinsip komprehensif dalam daftar pemilih. Peserta rapat melibatkan sejumlah komisioner dan operator dari 15 kabupaten/kota di Sulut, termasuk Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi, serta Admin/Operator Sidalih dari masing-masing daerah. Selain itu, hadir juga Bawaslu Sulut Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi dan Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Data dan Informasi dari 15 kabupaten/kota di Sulut, serta operator Bawaslu Provinsi, yang berperan penting dalam pelaksanaan dan pengawasan pemilihan kepala daerah serentak di Sulawesi Utara. Rapat ini dipandu langsung oleh Lanny Ointu menginformasikan bahwa mulai 31 Juli 2024, proses input dan upload data ke Sidalih akan dimulai. E-coklit telah terintegrasi dengan Sidalih, dan pemaparan oleh masing-masing kabupaten/kota terkait catatan pada tahapan coklit akan dilakukan untuk memastikan data telah selesai dan akurat. (AT/ed.CT)

KPU Sulut Sosialisasikan Tahapan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 Kepada Komunitas Vespa Kotamobagu

Kotamobagu, sulut.kpu.go.id – KPU Sulut menggelar kegiatan sosialisasi tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota tahun 2024 kepada Komunitas Vespa Kotamobagu, bekerjasama dengan Barlonga yang dikemas dalam kegiatan Vespapora Day Kotamobagu 2024. Acara ini berlangsung di Lapangan Universitas Dumoga Kotamobagu, dihadiri oleh anggota komunitas Scooterist Se-Sulawesi Utara, Ketua KPU Kotamobagu, Mishart A. Manoppo dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran komunitas dalam menyukseskan pilkada 2024.  "KPU Sulut memang terus giat mengsosialisasikan seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di Sulut agar bagaimana bisa menjangkau seluruh segmentasi komunitas, seluruh stakeholder, seluruh lapisan masyarakat yang paling bawah untuk sama-sama bersama dengan KPU Sulut terkhusus kami KPU Kotamobagu untuk memberikan edukasi, memberikan pelajaran, menginformasikan kepada seluruh warga negara, terutama di Sulut bahwa pentingnya mengambil peran, pentingnya mengambil bagian, turut serta mensukseskan penyelenggaraan pilkada serentak 2024" ujarnya. Kegiatan ini diisi dengan berbagai kegiatan yaitu penampilan tarian kesenian daerah dari SDN 1 Bilalang, FunRun, Zumba, Sosialisasi dari beberapa narasumber, FunRide, dan penampilan dari beberapa band lokal.  Narasumber yang berkesempatan hadir dalam kegiatan ini yaitu Asintel Kajati Sulut, Marthen Tandi; Pegiat Pemilu, Asep Sabar; Kasat Intelkam Polres Kotamobagu, Victorrico A. Hartono; dan Anggota KPU Sulut, Awaluddin Umbola yang hadir secara daring.  Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Sulut Awaluddin Umbola yang turut bergabung melalui zoom meeting menyampaikan kegiatan ini melibatkan komunitas scoter sebagai upaya kami mensosialisasikan tahapan Pilkada serentak tahun 2024 di Sulawesi Utara yang tengah berjalan selain itu kami harapkan dengan diselenggarakannya kegiatan-kegiatan seperti ini dapat meningkatkan partisipasi masyarkat di segala lapisan masyarakat. Saat penutupan kegiatan, Ketua KPU Sulut Kenly Poluan menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh pihak yang sudah ikut membantu dan terlibat dalam kegiatan ini.  "Terima kasih banyak kepada semua masyarakat Kota Kotamobagu, terlebih khusus Komunitas Vespa yang boleh mendukung kegiatan KPU Sulut dalam mensosialisasikan Pilkada Tahun 2024. KPU Sulut mengharapkan peran aktif dari semua lapisan masyarakat untuk mensukseskan Pilkada ini. Gunakan hak politik kita pada tanggal 27 November 2024 dan tentukan pilihan kita berdasarkan rekam jejak, visi misi paslon untuk kemajuan Sulut" ujarnya.  Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan anggota Komunitas Vespa ini dapat menjadi duta pilkada yang menyebarkan informasi dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan kepala daerah tahun 2024. KPU berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi serupa kepada berbagai komunitas dan kelompok masyarakat agar pilkada mendatang dapat berjalan dengan lancar, jujur, dan adil.(Ika/NR Foto by Wale Pemilu).

KPU Sulut Gandeng Organisasi Masyarakat Sosialisasikan Pilkada Serentak 2024

Manado,sulut.kpu.go.id - KPU Sulut kembali mengintensifkan upaya sosialisasi dengan menggelar Rapat Koordinasi Bersama Organisasi Masyarakat Sosialisasi Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2024 bertempat di Hotel Grand Whizz Manado, Jumat (26/7/2024). Ketua KPU Sulut Kenly Poluan membuka secara resmi jalannya kegiatan. Dalam kesempatannya Poluan mengatakan forum ini dilaksanakan untuk mengektifkan kegiatan sosialisasi, selain itu KPU Sulut juga akan menginisiasi program sosialiasi di 171 kecamatan di Sulawesi Utara, sehubungan dengan hal itu kami mengundang perwakilan perwakilan Ormas yang tentu saja sudah punya banyak pengalaman agar dapat bekerjasama dengan kami untuk menyukseskan program ini sebagai upaya meningkatkan kualitas demokrasi di Sulawesi Utara.  Sementara itu Anggota KPU Sulut Lanny Ointu juga menyampaikan, kami mengundang 25 organisasi masyarakat yang ada di sulawesi utara tujuannya satu agar dapat berjalan bersama menjadi corong dalam mensosialisasikan Pilkada Serentak 2024 serta memberikan pendidikan pemilih ke masyarakat lebih luas lagi, nanti teman-teman yang akan menjadi leader di 171 kecamatan ini walaupun pasti tidak akan turun di 171 kecamatan karena akan dibagi, untuk teknisnya nanti kami yang akan mengaturnya. Selanjutnya Anggota KPU Sulut Awaluddin Umbola yang bergabung via zoom meeting menyampaikan harapannya agar 25 Ormas yang hadir disini dapat membersamai KPU Sulut untuk memastikan apa yang menjadi bahan evaluasi di Pemilu 2024 dapat tersampaikan ke masyarakat apalagi Ormas yang terundang ini tentu lebih banyak tahu situasi dilapangan. Kepala bagian Teknis Penyelenggaraan,Parhubmas, Hukum dan SDM KPU Sulut Carles Worotitjan dan Kepala Subbagian Keuangan KPU Sulut Ferdynand Raintung juga memaparkan secara umum terkait metode sosialisasi dan penganggaran yang akan digunakan dalam program sosialisasi bersama organisasi masyarakat nantinya. Pegiat Pemilu Jeiry Sumampow hadir sebagai narasumber pada kegiatan mengulik tentang peran penting masyarakat sipil  dalam menggunakan hak pilihnya. Turut hadir pada kegiatan Anggota KPU Sulut Meidy Tinangon, Plt. Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda, Kepala Sub Bagian Teknis dan Parhubmas KPU Sulut Novie Runtukahu beserta staf pelaksana KPU Sulut.(Bb/Ed:NR Foto by Wale Pemilu).

Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI Hadir Sebagai Narasumber Dalam Rapat Evaluasi Bawaslu Sulut

Manado, kpusulut.go.id - Ketua Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Betty Epsilon Idroos, menjadi narasumber dalam kegiatan rapat evaluasi yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara. Rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi dan menyinkronkan data hasil pengawasan Coklit Pilkada 2024 di daerah tersebut. Rapat yang berlangsung di kantor Bawaslu Sulawesi Utara pada hari Kamis (25/7) ini dihadiri juga oleh Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh, dan Jajaran Bawaslu Sulut, Ketua KPU Sulut Kenly Poluan, Anggota KPU Sulut Lanny Ointu dan Meidy Tinangon, Plt. Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda serta Jajaran KPU Sulut yang turut serta dalam diskusi dan sinkronisasi data hasil pengawasan Coklit. Agenda utama rapat ini adalah untuk memastikan bahwa proses Coklit yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan data yang dihasilkan akurat serta sinkron. Betty Epsilon Idroos menyampaikan, pada pemilu dan pilkada 2024, KPU RI memiliki beberapa road map atau rencana strategis untuk mengelola data dan proses pemilihan. Poin-poin penting yang disebutkan yaitu fokus pada pengumpulan data pemilih untuk pilkada 2024 dengan menggunakan data DP4 dalam negeri dan sinkronisasi dengan DPT terbaru, meningkatkan pengelolaan semua sistem informasi terkait dengan pemilu dan pilkada untuk memastikan kelancaran proses, dan menghasilkan peta data pemilu 2024 sebagai output dari pengelolaan big data. "Proses verifikasi data pemilih (coklit) juga dilakukan dengan membandingkan data yang ada dalam model A daftar pemilih dengan dokumen kependudukan yang dimiliki oleh masyarakat, dilakukan secara door-to-door dalam rentang waktu 1 bulan (24 Juni - 24 Juli 2024) dan hanya warga yang memiliki e-KTP setempat yang berhak memilih kepala daerah di Sulawesi Utara untuk pilkada 2024" ujarnya. Rapat evaluasi dan sinkronisasi data ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkrit untuk memperbaiki dan memastikan keakuratan data Coklit yang menjadi dasar dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 di Sulawesi Utara.

KPU Sulut Gelar Rapat Koordinasi Pemuktahiran Data Pemilih Di Wilayah Perbatasan

Minahasa Selatan, sulut.kpu.go.id - Bertempat didesa modoinding kabupaten Minahasa Selatan KPU Sulut melaksanakan Rapat Koordinasi Pemutakhitan Data Pemilih di Wilayah Perbatasan pada tanggal 23 juli 2024. Kali ini kegiatan dimulai diwilayah perbatasan antara kabupaten minahasa selatan dan kabupaten Bolaang Mongondouw Timur. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Anggota KPU Sulut Lanny A. Ointu yang sekaligus memimpin secara teknis jalannya Rapat Koordinasi. Ointu dalam kesempatannya menyampaikan bahwa Sharing data antara KPU Boltim dan KPU Minsel Diantara semua perbatasan kabupaten kota sulawesi utara diharapkan tidak ada lagi kegandaan.  Sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap  pada tgl 23 september 2024. Ointu berharap dalam pleno DPT tidak ada data lagi yg bergerak. Rapat Koordinasi Pemutakhiran data pemilih ini akan berlanjut di daerah2 perbatasan kabupaten kota Se-Sulawesi Utara. Hadir sebagai narasumber dalam Rakor ini adalah Anggota Bawaslu Republik Indonesia Herwym Malonda yang didampingi Ketua dan anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara.Malonda berharap masalah DPT diperbatasan akan menjadi perhatian serius bawaslu RI dalam pelaksanaan Pemilihan kepala daerah serentak Tahun 2024. Tentu diharapkan dalam pemutakhiran data pemilih yang sementara berlangsung dilakukan dengam teliti. Diharapkan dapat meminimalisasi mobilisasi pemilih diperbatasan daerah.   Peserta dalam rakor ini adalah Ketua Divisi Data, Kepala Sub Bagian, dan Operator Data KPU Kabupaten Kota Se-Sulawesi Utara. Turut hadir Para Pejabat Struktural dan Fungsional Ahli Madya KPU Sulut. ucu - Ed CT