Berita Terkini

Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan 2021, KPU Sulut selenggarakan Rapat Koordinasi

Temanpemilih Untuk meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan 2021 Satuan Kerja (Satker), Jumat,14 Januari 2022 KPU Provinsi Sulawesi Utara menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan. Rapat secara daring  dengan mengikut sertakan para Sekretaris, Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik serta Operator dari 15 KPU Kabupaten/kota. Dalam arahannya, Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Utara, Pujiastuti menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran KPU Se Sulawesi Utara, karena KPU Provinsi Sulawesi Utara meraih Penghargaan Peringkat 1 Kualitas Laporan Keuangan Terbaik, Kategori UAPPA-W Besar Semester I Tahun 2021.  Beliau juga berharap KPU Provinsi Sulawesi Utara mampu mempertahankan pencapaian tersebut di tahun 2022 ini, serta taklupa mengingatkan untuk semua Satker agar mempelajari dan menerapkan Pengendalian Internal Pelaporan Keuangan (PIPK) dikarenakan untuk proses Pelaporan PIPK akan mulai berjalan pada tahun 2022 ini. Rakor kali ini menghadirkan Narasumber dari Direktorat Jendral Perbendaharaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Utara Bapak Erwin Cahyono, selaku Kepala Seksi Pembinaan Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat serta pihak KPPN Manado, Awin M. Abdullah selaku Staf Seksi Verifikasi dan Akuntansi.

Sinergi KPU Sulut dan Polda Sulut Menatap Pemilu-Pemilihan Serentak 2024

Manado, sulut.kpu.go.id. Kapolda Sulut Irjen Pol Drs.Mulyatno, S.H., M.M , didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sulut, antara lain Irwasda, Kombes Pol Tejo Dwikora, Karo Ops Kombes Pol W. Wirawan dan Dirintelkam Kombes Pol Budi, menerima kunjungan kerja KPU Provinsi Sulut dibawah Pimpinan Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh yang didampingi anggota KPU Sulut Meidy Tinangon, Lany A Ointu, Salman Saelangi beserta Sekretaris KPU Sulut Pujiastuti dan Kabag Teknis, Hupmas, Hukum dan SDM, Carles Worotijan.  Pertemuan yang penuh dengan suasana kekerabatan tersebut berlangsung di ruang kerja Kapolda Sulut, Rabu 12 Januari 2022. Kapolda Sulut Mulyatno menyambut baik kunjungan kerja jajaran KPU Sulut. Mulyatno mengapresiasi inisiatif KPU Sulut untuk berkoordinasi dan menyampaikan bahwa sebagai pihak yang bertanggungjawab atas keamanan, tentu saja pihaknya selalu siap mendukung KPU Sulut demi stabilitas keamanan menyongsong pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 nantinya. Mulyatno menyebut bahwa pertemuaan koordinasi sangat penting untuk membangun sinergitas di antara para pihak untuk kepentingan suksesnya agenda nasional pemilu dan pemilihan 2024.  Kapolda juga menyampaikan bahwa nantinya Polda akan membantu melakukan pengamanan di setiap kantor-kantor KPU yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, agar KPU dapat melaksanakan tugas dengan suasana yang aman dan kondusif. Sementara itu, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada Kapolda karena telah menerima jajaran KPU Provinsi Sulut dalam kunjungan kerja kali ini. “Kami ucapkan terima kasih kepada bapak jenderal karena telah meluangkan waktu menerima kunjungan kerja kami, sambil berharap agar sinergitas antara KPU dan Polda selalu terpelihara, sehingga sebagai penyelenggra kami mendapatkan dukungan terkait pengamanan untuk mensukseskan setiap tahapan pemilihan nantinya," ungkap Mewoh.

KPU Sulut Audiensi ke Badan Kesbangpol

Manado | Selasa, 11 Januari 2022. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, bertempat di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Utara. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara (Ardiles.M.R.Mewoh), Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Lanny A. Ointu) dan Kepala Bagian Perencanaan, Data dan Informasi (Winda Tulangow) yang menghadiri kegiatan tersebut disambut langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Bapak Ferry R. J. Sangian, S.Sos, MAP. Dalam sambutannya Sangian menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan oleh KPU Provinsi Sulawesi Utara dalam menghadapi tahapan pemilihan serentak tahun 2024. Sementara itu Mewoh selaku ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah merespon dengan baik pelaksanaan tahapan yang kegiatannya akan segera dimulai tahun ini. Selanjutnya KPU Provinsi Sulawesi Utara akan terus berkoordinasi dengan Provinsi Sulawesi Utara dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Utara terkait dengan pelaksanaan kegiatan dalam rangka persiapan tahapan pemilihan 2024, diantaranya pengiriman informasi Data Pemilih Berkelanjutan yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan dokumen usulan hibah operasional non pemilihan KPU Provinsi Sulawesi Utara yang telah direvisi sesuai dengan anggaran yang akan diterima dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Pertemuan ini juga dihadiri oleh para pejabat Badan Kesbangpol antara lain Bp. Noldy Z. Salindeho, M.Si (Sekretaris Badan), Reynaldo R. R. Walujan, SSTP., M.Si (Kepala Bidang Politik Dalam Negeri), Rony Sepang, SH (Kepala Sub Bagian Pengembangan Etika dan Budaya Politik) dan Della M. Lasut. MAP (Kepala Sub Bagian Perencanaan & Keuangan).

Siapkan Pemilu 2024 Sejak Dini, KPU SULUT Audiensi dengan Kajati

Meskipun tahapan pemilu serentak tahun 2024 belum dimulai, bahkan Peraturan KPU tentang Tahapan, Program dan Jadwal belum diundangkan, namun langkah-langkah persiapan terus diseriusi KPU Sulawesi Utara.  Hal ini diantaranya nampak pada hari Selasa, 11 Januari 2022, jajaran KPU Sulut dipimpin langsung Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh beraudiensi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Kunjungan Mewoh dan jajarannya diterima langsung oleh Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Fredy Runtu didampingi jajaran pejabat di lingkungan Kejati.  Dalam pertemuan tersebut Mewoh menyampaikan bahwa pelaksanaan tahapan pemilu dan pemilihan tahun 2024 akan melibatkan Kejati Sulut terkait dengan kajian dan penanganan permasalahan hukum serta advokasi terkait perkara perdata, Tata Usaha Negara dan sengketa hasil di Mahkamah Konstitusi. Hal ini karena keberadaan kejaksaan sebagai jaksa pengacara negara dan tupoksi kejaksaan yang berhubungan dengan persoalan hukum dalam tahapan pemilu dan pemilihan.   Menurut Mewoh, KPU Sulut ke depan dalam pelaksanaan tahapan pemilu dan pemilihan 2024 yang kompleks, akan menghadapi berbagai potensi tantangan dalam melaksanakan pemilu dan pemilihan, oleh karena itu dibutuhkan hubungan yang harmonis dan komunikatif.  "Itulah sebabnya dibutuhkan koordinasi dengan setiap stakeholder, dan hari ini kita memulainya dengan Kejaksaan Tinggi Sulut," ungkap Mewoh  Plt Kajati Sulut, Fredy Runtu menyambut baik inisiatif KPU Sulut tersebut. Runtu yang pernah menjalankan tugas sebagai Panwaslu tersebut, menegaskan bahwa tugas KPU sangat berat apalagi dalam menghadapi kompleksitas pemilu serentak yang menggabungkan pemilu legislatif, pilpres dan pilkada di tahun yang sama.  Karenanya Runtu berharap ketika tahapan dimulai KPU cepat memberikan informasi dan menjaga proses komunikasi dengan setiap stakeholder termasuk pihak kejaksaan, agar pihaknya dapat terlibat sesuai kewenangan yang ada dalam menyukseskan Pemilu 2024 sebagai agenda nasional yang harus disukseskan bersaama. Di ujung pertemuan tersebut, Mewoh menyerahkan paket buku pilkada 2020 yang terdiri dari 18 judul buku yang diterima Plt. Kajati Sulut Freddy Runtu yang mengapresiasi penulisan buku tersebut. Menurut Runtu hal tersebut merupakan salah satu indikator akuntabilitas publik terhadap tugas penyelenggaraan pilkada 2020. Usai pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, Mewoh menambahkan bahwa kerja sama dengan pihak Kejati ini akan diimplementasikan lebih lanjut dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) jika tahapan pemilihan telah berlangsung.  "Nanti kita lihat apakah PKS tersebut dalam bentuk perpanjangan terhadap PKS yang telah ada sebelumnya ataukah dalam bentuk yang baru," ungkapnya lagi. Sebagaimana diketahui sejak penyelenggaraan pemilu 2019 dan pilkada 2020, kerjasama KPU dan kejaksaan selalu dituangkan dalam perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak. Turut hadir dalam audiensi ini Komisioner KPU Sulut, masing-masing Meidy Tinangon dan Lanny A Ointu, bersama dengan Sekretaris KPU Sulut Pujiastuti yang didampingi Kabag Keuangan, Umum dan Logisitik Meidy R. Malonda.

Satgas SPIP Bahas Program SPIP KPU Sulut 2022

Satuan Tugas Sistem Pengendalian Internal Instansi Pemerintah (Satgas SPIP) KPU Sulawesi Utara melaksanakan rapat kerja awal tahun 2022 pada hari Jumat (7/2). Rapat tersebut dipimpin Ketua Satgas SPIP yang juga sebagai Sekretaris KPU Provinsi Sulut, Pujiastuti.  Tiga agenda utama rapat adalah pembahasan kartu kendali SPIP, Penyusunan Laporan Tahunan 2021 serta Penetapan Rencana Kegiatan 2022.  Program dan kegiatan SPIP KPU Sulut mencakup tahapan pelaksanaan SPIP dan unsur-unsur SPIP.  Sebagaimana diketahui tahapan penyelenggaraan SPIP meliputi persiapan, pelaksanaan dan pelaporan. KPU Sulut pada tahun 2021 telah sukses melaksanakan Penilaian Risiko Level Entitas dan Aktivitas. Bahkan hal tersebut juga telah diikuti oleh 15 Satker KPU Kabupaten/Kota. DI tahun 2022, program pengembangan SPIP  diprioritaskan pada pelaksanaan Kegiatan Pengendalian sebagai hasil dari Penilaian Risiko (Risk Assessment). Hadir dalam rapat tersebut, Komisioner KPU Sulut sebagai pengarah, yaitu Ketua KPU Sulut, Ardilles Mewoh, dan anggota, masing-masing: Meidy Tinangon, Lanny Ointu dan Yessy Momongan.

KPU Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas

(6/1) KPU Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas yang dirangkaikan dengan Konsolidasi Awal tahun di Aula Kantor KPU Provinsi Sulawesi Utara.  Hadir dalam Kegiatan ini Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara Ardiles Mewoh yang didampingi Anggota KPU Provinsi masing-masing Salman Saelangi,Meidy Tinangon,Yessy Momongan dan Lanny Ointu. Turut hadir juga Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Utara Pujiastuti beserta seluruh jajaran sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan diawali dengan penandatangan perjanjian kerja oleh anggota KPU Provinsi Sulawesi Utara dan pakta integritas oleh pegawai struktural beserta PPNPN jajaran Sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Utara Saat memberikan sambutan pembukaanya Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara mengawalinya dengan mengucapakan selamat atas pelantikan pejabat administrasi dan pejabat fungsional yang baru saja terpilih. Kemudian Ardiles Mewoh memberikan arahan yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah momentum yang penting untuk dilaksanakan sebelum memulai agenda-agenda lainnya disepanjang tahun kedepan sehingga untuk kedepannya dapat membangun semangat yang baru serta komitmen-komitmen maupun target yang ingin dicapai selanjutnya ujarnya. Selanjutnya diikuti arahan dari seluruh Anggota KPU Provinsi Sulawesi Utara beserta Sekretaris KPU Provinsi Utara, yang pada intinya dalam arahan Pimpinan menyimpulkan agar tetap membangun team work yang baik karena suksesnya KPU ini ditentukan oleh 50% dari komisioner dan 50% dari sekretariat. Serta memberikan catatan penting berupa evaluasi kinerja pegawai dan mengharapkan agar semua jajaran KPU Sulut tetap meningkatkan prestasi-prestasi yang telah dicapai, serta dalam pelaksanaan tugas sehari-hari selalu sesuai dengan  Pakta Integritas yang telah ditandatangani.