Berita Terkini

KPU Sulut Menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Dan Layanan Pemilih Pindahan Untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024

Manado, sulut.kpu.go.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan pelayanan pemilih pindahan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Acara ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 11 hingga 15 September 2024 di Batam, Kepulauan Riau. Rakor ini dibuka oleh Betty Epsilon Idroos, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI, yang menekankan pentingnya persiapan akhir sebelum penetapan DPT. Dalam sambutannya, Betty menyampaikan rasa syukur karena semua peserta dapat hadir dalam rakor penting ini. “Kita diberikan kesehatan untuk menyelesaikan tahapan penting, yaitu persiapan terakhir penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan juga persiapan layanan pemilih pindahan untuk Pilkada 2024,” ujarnya. Betty juga mengapresiasi kerja keras KPU kabupaten/kota dalam menyelesaikan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Agustus 2024, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Selanjutnya, proses rekapitulasi dan penetapan DPT di tingkat kabupaten/kota akan dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 23 September 2024. Ia mengingatkan pentingnya memastikan semua data pemilih akurat dan valid sebelum DPT ditetapkan, agar seluruh pemilih yang berhak dapat terakomodir. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan teknis terkait penyelesaian data ganda dan data invalid yang ditemukan selama proses pemutakhiran. Penyelesaian masalah ini menjadi fokus utama dalam rakor, dengan tujuan memastikan bahwa tidak ada pemilih yang terdaftar lebih dari sekali atau memiliki informasi yang salah. Pemutakhiran ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta pengawasan Bawaslu. Betty menegaskan, "Penyelesaian data ganda dan invalid adalah langkah penting dalam memastikan daftar pemilih yang akurat dan kredibel. Ini akan menjadi dasar yang kuat bagi penyelenggaraan Pilkada 2024 yang berkualitas dan adil." Dengan koordinasi yang intens antara KPU, Bawaslu, dan Disdukcapil, diharapkan bahwa seluruh data pemilih yang bermasalah dapat diselesaikan sebelum penetapan DPT. Kegiatan ini juga membahas strategi untuk layanan pemilih pindahan, memastikan bahwa mereka yang pindah domisili tetap dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik. Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang komprehensif untuk menjamin validitas DPT dan kemudahan bagi pemilih pindahan, sehingga Pilkada 2024 dapat terlaksana dengan baik, transparan, dan berintegritas. Peserta rakor terdiri dari anggota KPU yang membidangi data dan informasi serta admin/operator Sidalih. Untuk tingkat provinsi, sebanyak 113 peserta hadir, termasuk anggota KPU Provinsi dan admin/operator. Sedangkan untuk kabupaten/kota, sebanyak 1.028 peserta diundang, terdiri dari anggota KPU Kabupaten/Kota yang membidangi perencanaan data dan informasi serta admin/operator Sidalih.(Ipung/ed.VLS)

KPU Sulut Menggelar Pemberitahuan Hasil Penelitian Persyaratan Administrasi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Pemilihan Tahun 2024

Manado, sulut.kpu.go.id - KPU Sulut menggelar pemberitahuan hasil penelitian persyaratan administrasi calon gubernur dan wakil gubernur sulawesi utara pemilihan tahun 2024, bertempat di aula kantor KPU Sulut, sabtu(14/9/2024). Ketua KPU Sulut Kenly Poluan bersama Anggota KPU Sulut Salman Saelangi dan didampingi Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda menyerahkan secara langsung  hasil penelitian persyaratan administrasi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara kepada Tim bakal pasangan calon atas nama Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE & Dr. Johannes Victor Mailangkay SH. MH. Selanjutnya mulai tanggal 15-18 september 2024 dibuka peneriman masukan dan tanggapan masyarakat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur  Sulawesi Utara Pemilihan Tahun 2024.

KPU Sulut Menggelar Pemberitahuan Hasil Penelitian Persyaratan Administrasi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Pemilihan Tahun 2024

Manado, sulut.kpu.go.id - KPU Sulut menggelar pemberitahuan hasil penelitian persyaratan administrasi calon gubernur dan wakil gubernur sulawesi utara pemilihan tahun 2024, bertempat di aula kantor KPU Sulut, sabtu(14/9/2024). Ketua KPU Sulut Kenly Poluan bersama Anggota KPU Sulut Salman Saelangi dan didampingi Sekretaris KPU Sulut Meidy Malonda menyerahkan secara langsung  hasil penelitian persyaratan administrasi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara kepada Tim bakal pasangan calon atas nama dr. Elly Engelbert Lasut, ME & Hanny Joost Pajouw. SE.Ak. ME. Selanjutnya mulai tanggal 15-18 september 2024 dibuka peneriman masukan dan tanggapan masyarakat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur  Sulawesi Utara Pemilihan Tahun 2024.

KPU Sulut Gelar Sosialisasi Tahapan Pemilihan Kepala Daerah 2024 dan Pendidikan Politik ke Segmen Pemilih Pemuda

Manado, sulut.kpu.go.id – KPU Sulut menggelar sosialisasi tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 serta pendidikan politik bagi pengurus dan anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Hotel Aryaduta Manado (14/9/2024). Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda menyampaikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan sosialisasi. Dalam sambutannya, Malonda mengungkapkan sangat bangga dan senang karena GMKI Sulut sebagai pemilih pemuda bersedia membantu KPU mensosialisasikan Tahapan Pilkada.  “Peran Ormas sangat membantu kami dalam mensosialisasikan tahapan Pilkada. Kami tidak bisa sendiri. Kalau kerja sendiri semua masyarakat tidak akan terlayani dan tersosialisasi, apalagi puncak Pilkada sisa 75 hari,” ujarnya. Kegiatan sosialisasi ini membahas proses tahapan Pilkada 2024, mulai dari pendaftaran calon, verifikasi, hingga pelaksanaan pemilihan dan penghitungan suara. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi tentang pentingnya pendidikan politik, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam konteks pemilihan umum. Pada kegiatan ini KPU Sulut menghadirkan Narasumber yakni Anggota KPU periode 2008-2014 Saut Sirait, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poltik, Ferry  Liando dan Ketua GMKI, Jefri Gultom.   Materi yang dibawakan terkait dengan Pemahaman tentang peran, tugas dan fungsi mengenai pentingnya generasi muda dalam Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur di Provinsi Sulawesi utara dan Pemahaman mengenai Pentingnya Demokrasi serta hak dari setiap warga negara untuk Memilih Pemimpin yang baik.  Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU Sulut dalam meningkatkan kualitas pemilu dan keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi. Melalui sosialisasi dan pendidikan politik ini, KPU Sulut berharap dapat meningkatkan pemahaman tentang tahapan Pilkada serta kesadaran politik di kalangan generasi muda. Kegiatan ini juga dihadiri pengurus dan anggota GMKI Manado, Tomohon, Tondano, Minahasa dan Gorontalo. (ucu-ed LR)

Diskusi Publik: Mewujudkan Pilkada Serentak 2024 yang Aman, Damai, dan Berintegritas di Sulawesi Utara

Pada tanggal 12 September 2024, acara Diskusi Publik dengan tema "Mewujudkan Pilkada Serentak 2024 yang Aman, Damai, dan Berintegritas" digelar di Grand Whiz Manado. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai partai politik, penyelenggara pemilu, serta aparat keamanan. Diskusi ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antar pihak demi terselenggaranya Pilkada 2024 yang berkualitas di Sulawesi Utara. Raymond Mamahit, Fungsional Ahli Madya KPU Sulawesi Utara, menjadi narasumber utama dalam acara tersebut, mewakili Ketua KPU Sulawesi Utara. Dalam pemaparannya, Mamahit menekankan pentingnya sinergi antara penyelenggara pemilu, partai politik, dan aparat keamanan dalam memastikan persiapan Pilkada berjalan lancar. Ia menguraikan beberapa tahapan penting yang saat ini sedang berlangsung, termasuk pleno Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), persiapan logistik, pencetakan kotak suara, bilik suara, serta pengadaan formulir dan surat suara. Mamahit juga mengangkat isu penting mengenai inisiatif KPU Sulawesi Utara dalam menyelenggarakan Pilkada Ramah Lingkungan. Program ini, yang telah mendapat apresiasi dari KPU RI dan sejumlah lembaga internasional, bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan pemilu. Salah satu implementasi nyatanya adalah pengelolaan sampah plastik hasil kegiatan pemilu melalui kerja sama dengan bank sampah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal. Selain itu, Mamahit menyoroti pentingnya sosialisasi kepada pemilih, khususnya pemilih pemula, terkait tahapan Pilkada. Menurutnya, pendidikan politik yang baik akan mendorong partisipasi aktif dan menjaga integritas pemilu. Dalam penutup pemaparannya, Mamahit menggarisbawahi pentingnya kerja sama antara penyelenggara pemilu, kepolisian, dan intelijen dalam menjaga keamanan selama proses Pilkada. Mamahit juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari semua pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan Pilkada Serentak 2024 di Sulawesi Utara. Di akhir pemaparannya, Mamahit mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kelancaran dan keamanan Pilkada yang akan datang, demi menciptakan suasana demokrasi yang damai dan berintegritas. Acara diskusi ini menjadi momen penting untuk menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan Pilkada Serentak 2024 di Sulawesi Utara berlangsung aman, damai, dan penuh integritas.

Ribuan Mahasiswa Unsrat Meriahkan KPU Sulut Goes to Campus

Manado, sulut.kpu.go.id — KPU Sulut sukses menggelar KPU Goes to Campus di Universitas Sam Ratulangi, Manado (12/09/24). Kegiatan yang dihadiri oleh ribuan mahasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pemilu dan memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai proses demokrasi di Indonesia. Diawal kegiatan dibuka dengan penyuluhan tentang Pilkada ramah lingkungan oleh tim dari Baciraro dan Tonsea Recycle Center, dimana kedua komunitas ini adalah komunitas yang bekerajsama dengan KPU Sulut dalam memaksimalkan pengelolaan sampah atau limbah yang dihasilkan dari setiap kegiatan yang berlangsung saat tahapan pilkada. Kegiatan yang mengusung bertema "The strategic role of student in regional election" ini dihadiri oleh Rektor Unsrat Berty Sompie, Dekan Fisip Ferry Daud Liando, Dekan Hukum Emma Senewe, Ketua BEM Jonathan Sompie, Ketua umum PP AIPI Dr. Alfitra Salam, Pegiat Pemilu Jeiry Sumampouw, Jojo Rohi, Kepala Biro SCTV Sulut Tiara Piri,dan Influencer Febrianto Arifin. Dipimpin Ketua BEM Unsrat para mahasiswa yang hadir mendeklariskan komitmen mereka dalam mendukung Pilkada Sulut 2024 yang ramah lingkungan dan berintegritas. "Kami Civitas Akademika Universitas Samratulangi, menyatakan dukungan penuh untuk pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah Provinsi Sulawesi Utara tahun 2024 yang ramah Lingkungan dan berintegritas”, ucap Ketua BEM dan diikuti oleh seluruh Mahasiswa yang hadir. Rektor Unsrat Berty Sompie mengatakan dengan adanya kegiatan KPU goes to campus ini diharapkan mahasiswa dapat benar benar memahami tugas KPU dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum. “Diharapkan juga buat mahasiswa agar bisa mendukung penuh program Pilkada ramah lingkungan yang di lakukan oleh KPU dengan tidak membuang sampah sembarangan contohnya dalam kegiatan ini,” Ujarnya. Ketua KPU Sulut Kenly Poluan l dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas diinisiasinya Deklarasi Mendukung Pilkada ramah lingkungan ini.  "Terima kasih atas dukungan dari Pak rektor, dan semua jajaran Universitas Samratulangi beserta seluruh Mahasiswa, kiranya forum ini akan membuat Pilkada Sulawesi Utara itu dilaksanakan secara baik, secara Rasional, dan menegaskan bahwa Daeraj kita betul-betul punya sejarah panjang terhadap Demokrasi Indonesia dan punya sejarah pada Kontribusi Kita terhadap dalam pembangunan Demokrasi di Indonesia" kata Poluan. Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif, di mana mahasiswa dapat bertanya langsung kepada para narasumber yang hadir mengenai proses pilkada, mulai dari pendaftaran pemilih, tahapan kampanye, hingga hari pemungutan suara. Kegiatan “KPU Goes to Campus” di Universitas Sam Ratulangi ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang diselenggarakan KPU di berbagai kampus menjelang Pemilu 2024. KPU Sulut berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi politik di kalangan generasi muda.