Berita Terkini

Apel Pagi KPU Sulut, Tekankan Sikap dan Soliditas Pegawai

Manado, sulut.kpu.go.id— KPU Sulut laksanakan apel pagi di halaman kantor KPU Sulut, Senin (17/11). Apel dipimpin oleh Anggota KPU Sulut, Ibu Lanny Ointu. Dalam arahannya, Ointu menghimbau agar setiap pegawai membawa nama baik lembaga karena perilaku individu mencerminkan citra lembaga.  Beliau juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kerjasama antarpegawai. Menurutnya, kekompakan di lingkungan kerja menjadi modal penting untuk menjaga kualitas layanan serta mendukung kelancaran tugas-tugas kelembagaan. Apel pagi dihadiri oleh Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda, pejabat struktural, pejabat fungsional, serta seluruh pegawai dilingkungan KPU Sulut. Apel pagi berlangsung tertib dan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam melaksanakan tugas dan fungsi secara professional.

KPU Sulut Gaungkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Manado, sulut.kpu.go.id - Anggota KPU Sulut, Meidy Tinangon dan Lanny Ointu hadiri kegiatan Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI bekerja sama dengan Universitas Sam Ratulangi, Jumat (14/11), bertempat di Aula Lantai 4 Rektorat Unsrat Manado. Seminar yang mengangkat tema “Integritas Penyelenggara Pemilu dan Masa Depan Demokrasi Indonesia.” dibuka oleh Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unsrat, Dr. Ir. Royke I. Montolalu, SPi, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar tersebut serta menekankan pentingnya kolaborasi akademisi dan penyelenggara pemilu dalam memperkuat demokrasi. I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Anggota DKPP RI yang hadir dan menjadi narasumber dalam kegiatan ini, menegaskan bahwa integritas penyelenggara pemilu berpengaruh langsung terhadap tingkat kepercayaan masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel kolaborasi antara Meidy Tinangon (Anggota KPU Sulut), Ardiles Mewoh (Ketua Bawaslu Sulut), Dr. Daud Markus Liando, M.Si. (Dekan FISIP Unsrat),  dan Jovano Deidid Oleyver Palenewen, M.Si (Akademisi Unsrat). Dalam paparannya, Meidy Tinangon menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi penyelenggara pemilu dalam menjaga integritas. Ia menegaskan bahwa meski situasi penyelenggaraan pemilu sering kali penuh dinamika, KPU Sulut berupaya untuk tetap menjalankan tugas secara berintegritas dan profesional. Selanjutnya, seluruh narasumber sepakat bahwa penyelenggaraan pemilu adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya beban penyelenggara, melainkan memerlukan dukungan masyarakat, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan narasumber. Melalui kegiatan ini, KPU Sulut menegaskan komitmennya untuk menjaga dan meningkatkan integritas penyelenggaraan pemilu di setiap tahapan serta menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel.

KPU Sulut ikuti webinar Membangun Budaya Kerja Berbasis Data di Lingkungan KPU

Manado, sulut.kpu.go.id - KPU Sulut ikuti webinar  “Membangun Budaya Kerja Berbasis Data di Lingkungan KPU” pada Jumat (14/11).  Kegiatan ini digelar oleh KPU Republik Indonesia, dan dibuka oleh Kapusdatin,  Mashur Sampurna Jaya, yang menekankan pentingnya data yang mutakhir dan akurat sebagai dasar pengambilan keputusan. Ia juga menyampaikan bahwa KPU akan terus memperkuat pemanfaatan teknologi informasi untuk mewujudkan lingkungan kerja yang semakin efektif dan berbasis data. Hadir sebagai narasumber, Damar Juniarto, pendiri KONDISI (Kelompok Kerja Anti-Disinformasi di Indonesia) dan PIKAT (Pusat Inovasi Kecerdasan Artifisial dan Teknologi untuk Demokrasi). Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep VUCA—Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity—dan BANI yang menggambarkan dunia pascapandemi yang rapuh, penuh kecemasan, tidak linear, dan sulit diprediksi. Kedua kondisi ini dinilai sangat relevan bagi penyelenggaraan kepemiluan yang menghadapi dinamika regulasi dan kompleksitas sistem data pemilih. Damar menegaskan bahwa budaya kerja berbasis data menjadi kunci untuk menghadapi tantangan tersebut. Data real-time mampu mengurangi ketidakpastian, teknologi dapat menyederhanakan kompleksitas, dan analisis berbasis bukti memperkuat kredibilitas keputusan. Ia juga menyoroti empat prinsip utama budaya kerja berbasis data: perubahan pola pikir, akses universal, integritas dan etika, serta orientasi pada manusia, yang dinilai penting bagi peningkatan kualitas tata kelola data di lingkungan KPU. Webinar ini diikuti oleh KPU Sulawesi Utara, yang dihadiri Kadiv Rendatin Lanny A. Ointu, Kabag, serta Kasubbag dan staf Subbagian Rendatin. Partisipasi KPU Sulut dalam kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas SDM, sekaligus mendukung penerapan budaya kerja berbasis data untuk meningkatkan akurasi, transparansi, dan efisiensi di lingkungan KPU Sulawesi Utara.

Ketua KPU Sulut Kenly Poluan Kupas Dinamika Sistem Politik Pasca Reformasi di FISIP Unsrat

*Manado, sulut.kpu.go.id* – Ketua KPU Sulut Kenly Poluan diundang menjadi narasumber dalam Kuliah Umum Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), bertema “Dinamika Kontemporer Sistem Partai Politik dan Kepartaian di Indonesia Pasca Reformasi dan Menuju Era Baru yang Demokratis dan Terbuka”, yang digelar di Aula FISIP Unsrat, rabu(12/11). Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP Unsrat, Dr. Ferry Daud Liando ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta ratusan mahasiswa Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Politik. Dalam paparannya, Poluan membedah berbagai fenomena dan tantangan politik pasca reformasi, termasuk isu pragmatisme partai politik, dominasi oligarki, kooptasi lembaga, serta distorsi ruang publik akibat disinformasi. Ia juga menyoroti bagaimana sistem multipartai dan presidensial di Indonesia menghadirkan kompleksitas tersendiri dalam menjaga stabilitas demokrasi. Dalam sesi tanya jawab, Poluan juga mengajak mahasiswa untuk menjadi bagian dari generasi yang kritis terhadap arah politik bangsa. Ia menegaskan bahwa menjaga janji reformasi bukan hanya tugas lembaga penyelenggara pemilu, tetapi juga tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat. Kegiatan ini berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi. Melalui kuliah umum diharapkan menjadi ruang pembelajaran dan refleksi kritis bagi generasi muda untuk memahami realitas politik Indonesia sekaligus memperkuat komitmen terhadap demokrasi yang berintegritas.

KPU Sulut Gelar Rakor PDPB Triwulan IV dan Monitoring Anggaran Pasca Revisi DIPA

Manado, sulut.kpu.go.id – KPU Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV dan Monitoring Anggaran Pasca Revisi DIPA bersama KPU Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara secara daring, Kamis (11/9/2025). Rapat dibuka oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) KPU Sulut, Lanny A. Ointu, yang menyampaikan pentingnya perencanaan dan penyerapan anggaran agar dapat digunakan secara tepat sesuai peruntukan serta kebutuhan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar Kasubbag dan staf di seluruh jajaran Subbagian Rendatin, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk memastikan setiap program terlaksana dengan efektif dan tepat sasaran. Selanjutnya, Sekretaris KPU Sulut, Meidy R. Malonda, memberikan arahan agar seluruh satuan kerja dapat merealisasikan anggaran sesuai ketentuan dan arahan dari KPU RI. Ia menegaskan agar proses revisi dan pemanfaatan anggaran dilakukan secara tepat guna serta mengantisipasi potensi hambatan di akhir tahun anggaran. Rapat kemudian dilanjutkan dengan monitoring realisasi anggaran pasca revisi DIPA oleh masing-masing KPU Kabupaten/Kota, serta pembahasan pelaksanaan PDPB Triwulan IV berdasarkan data terbaru dari KPU RI. Dalam kesempatan tersebut juga dibahas pelaksanaan coklit terbatas (coktas) untuk memastikan keakuratan data pemilih di lapangan, dengan prioritas pada data turunan Kemenlu, pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seperti meninggal dunia, serta anggota TNI/Polri. Hadir dalam kegiatan ini  Ketua KPU Sulut Kenly M. Poluan, Kadiv Rendatin Lanny A. Ointu,Sekretaris KPU Sulut Meidy R. Malonda, Kabag Kasubbag dan Staf Rendatin KPU Provinsi Sulut serta Kadiv, Kasubbag dan Staf Rendatin Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara. Rapat ditutup oleh Ketua KPU Sulut, Kenly M. Poluan, yang berharap agar koordinasi yang telah dilakukan dapat memperkuat sinergi antara KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota, baik dalam pelaksanaan PDPB maupun realisasi anggaran, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan maksimal sesuai arahan dan perencanaan yang telah ditetapkan.

KPU Sulut Gelar Upacara Hari Pahlawan Kobarkan Semangat Pahlawanku Teladanku

Manado, sulut.kpu.go.id — KPU Sulut melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun bertempat halaman kantor KPU Sulut, Senin (10/11). Upacara yang dimulai pukul 08.00 WITA ini diikuti oleh seluruh jajaran KPU Sulut, mulai dari Komisioner, Sekretaris, Pejabat Eselon III dan IV, Pejabat Fungsional, hingga seluruh ASN. Bertindak selaku pembina upacara, Anggota KPU Sulut Meidy Y. Tinangon yang dalam kesempatan tersebut membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dengan mengusung tema nasional “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.” Dalam amanatnya Menteri Sosial Republik Indonesia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak berhenti pada mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga meneladani semangat mereka melalui kerja nyata, ketulusan, dan pengabdian kepada bangsa.  “Para pahlawan mengajarkan bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Ia lahir dari kesabaran dan pengorbanan yang ditempa oleh waktu dan keikhlasan,”. Ditegaskan juga tiga nilai penting yang dapat diteladani dari para pahlawan, yaitu kesabaran dalam berjuang, keikhlasan untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta pandangan jauh ke depan demi generasi penerus bangsa. Seluruh Jajaran KPU Sulut mendengarkan dengan khidmat amanat yang dibacakan oleh Pembina Upacara dan ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan bangsa yang telah gugur. Melalui peringatan Hari Pahlawan tahun 2025, KPU Sulut menegaskan tekad untuk terus menanamkan semangat perjuangan, integritas, dan pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas kelembagaan, sebagai bentuk perjuangan para pahlawan bangsa melalui penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas dan bermartabat.